Quran

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan

Surah Header

ﭦﭛﭣﭤ
١ ١ ٢ ٢
٣ ٣
٤ ٤
٥ ٥
٦ ٦
Surah Header

ﭦﭛﭣﭤ
١ ١
٢ ٢
ﭿ
٣ ٣
Surah Header

ﭦﭛﭣﭤ
١ ١ ٢ ٢
٣ ٣
٤ ٤
٥ ٥
603
Al-Kafirun Ayat 0 - 3

وَلَآ أَنتُمۡ عَٰبِدُونَ مَآ أَعۡبُدُ ٣

Karena kalian tidak ikhlas dalam menyembah Allah. Ibadah kalian kepada Allah yang diiringi perbuatan syirik bukanlah ibadah yang sebenarnya. (As-Sa’di, 936).
Pertanyaan: Sudah dimaklumi bahwa kaum Quraisy menyembah Allah dan menyembah selain Allah, lalu mengapa ayat menyatakan bahwa mereka tidak menyembah Allah?

Al-Kafirun Ayat 0 - 6

لَكُمۡ دِينُكُمۡ وَلِيَ دِينِ ٦

Imam Abu Abdillah asy-Syafi’i dan selain beliau menggunakan ayat ini sebagai dalil yang menunjukkan bahwa semua kekufuran itu adalah agama yang satu, karena semua agama selain Islam adalah sama-sama agama yang batil. (Ibnu Katsir, 4/565).
Pertanyaan: Segala kekufuran adalah satu agama. Jelaskan ungkapan ini menurut pemahaman ayat ini!

Al-Kafirun Ayat 0 - 6

لَكُمۡ دِينُكُمۡ وَلِيَ دِينِ ٦

Surat ini mengandung metode perbaikan, yaitu tidak menerima dan tidak memandang baik solusi jalan tengah, karena apa yang mereka tawarkan kepada Nabi berupa kebersamaan dalam beribadah dianggap secara nalar merupakan solusi jalan tengah, karena ada kemungkinan mendapatkan kebenaran pada kedua belah pihak. Kemudian datanglah penolakan tegas dan ancaman telak, karena apa yang mereka tawarkan mengandung menyamakan kebatilan dengan kebenaran, hanya melahirkan persoalan dan pengakuan terhadap kebatilan, yaitu menyetujui mereka sekalipun hanya sesaat. (Asy-Syinqithi, 9/136).
Pertanyaan: Bisakah diterima pemikiran solusi jalan tengah dalam urusan akidah?

An-Nasr Ayat 0 - 3

إِذَا جَآءَ نَصۡرُ ٱللَّهِ وَٱلۡفَتۡحُ ١ وَرَأَيۡتَ ٱلنَّاسَ يَدۡخُلُونَ فِي دِينِ ٱللَّهِ أَفۡوَاجٗا ٢ فَسَبِّحۡ بِحَمۡدِ رَبِّكَ وَٱسۡتَغۡفِرۡهُۚ إِنَّهُۥ كَانَ تَوَّابَۢا ٣

Surat ini merupakan isyarat bahwasanya kemenangan agama ini akan terus berlanjut dan meningkat di saat Rasulullah bertasbih, memuji Allah dan beristighfar, karena ini termasuk syukur, dan Allah berfirman, “Jika kalian bersyukur niscaya Aku menambah nikmat untuk kalian.” Hal ini terwujud di masa al-Khulafa` ar-Rasyidun dan sesudah mereka, kemenangan untuk agama ini terus berlanjut sehingga Islam mencapai titik yang tidak pernah dicapai oleh agama apa pun selain Islam. Orang-orang masuk ke dalamnya dalam bentuk yang tidak terjadi pada agama lain, hingga terjadi penyelisihan pada umat ini terhadap perintah Allah maka Allah menguji umat dengan perpecahan dan perselisihan, akhirnya terjadilah apa yang terjadi. (As-Sa’di, 936).
Pertanyaan: Jelaskan pentingnya tasbih, istighfar dan tahmid dalam mewujudkan kemenangan bagi umat dan agama!

An-Nasr Ayat 0 - 3

إِذَا جَآءَ نَصۡرُ ٱللَّهِ وَٱلۡفَتۡحُ ١ وَرَأَيۡتَ ٱلنَّاسَ يَدۡخُلُونَ فِي دِينِ ٱللَّهِ أَفۡوَاجٗا ٢ فَسَبِّحۡ بِحَمۡدِ رَبِّكَ وَٱسۡتَغۡفِرۡهُۚ إِنَّهُۥ كَانَ تَوَّابَۢا ٣

Ibadah-ibadah utama ditutup dengan istighfar seperti shalat, haji dan lainnya, maka perintah Allah kepada Rasulullah agar memujiNya dan beristighfar dalam keadaan ini mengisyaratkan bahwa masa hidup Nabi segera berakhir, hendaknya beliau bersiap-siap untuk pulang kepada Allah, menutup usia dengan ibadah yang paling mulia. (As-Sa’di, 936).
Pertanyaan: Bagaimanakah surat ini menunjukkan semakin dekatnya wafat Nabi?

Al-Masad Ayat 0 - 1

تَبَّتۡ يَدَآ أَبِي لَهَبٖ وَتَبَّ ١

Ayat ini menunjukkan bahwa hubungan kekerabatan dengan orang-orang shalih tidak berguna apabila tidak diikuti dengan meneladani mereka, karena Abu Lahab adalah paman Nabi. (Al-Biqa’i, 22/331).
Pertanyaan: Bergunakah nasab mulia jika tanpa ibadah? Jelaskan hal itu melalui ayat ini!

Al-Masad Ayat 0 - 5

وَٱمۡرَأَتُهُۥ حَمَّالَةَ ٱلۡحَطَبِ ٤ فِي جِيدِهَا حَبۡلٞ مِّن مَّسَدِۢ ٥

Dia adalah istri Abu Lahab, dia membantu suaminya di atas kekufurannya, pengingkarannya dan permusuhannya, karena itu pada Hari Kiamat dia menjadi pembantu suaminya dalam azabnya di Neraka. Karena itu Allah berfirman, “Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah). Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal.” Yakni membawa kayu bakar dan melemparkannya kepada suaminya untuk menambah azab atasnya di dalam Neraka Jahanam. (Ibnu Katsir, 4/569).
Pertanyaan: Jelaskan pentingnya memilih istri yang shalihah. Jelaskan melalui ayat ini!