Quran

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan

٣ ٣ ٤ ٤ ٥ ٥
٦ ٦
٧ ٧ ٨ ٨
Surah Header

ﭦﭛﭣﭤ
١ ١ ٢ ٢ ٣ ٣
٤ ٤
ﭿ
٥ ٥
٦ ٦
٧ ٧
٨ ٨
Surah Header

ﭦﭛﭣﭤ
١ ١ ٢ ٢
٣ ٣
٤ ٤
٥ ٥
٦ ٦
٧ ٧
٨ ٨ ٩ ٩
١٠ ١٠
١١ ١١ ١٢ ١٢
597
Asy-Syarh Ayat 0 - 6

فَإِنَّ مَعَ ٱلۡعُسۡرِ يُسۡرًا ٥ إِنَّ مَعَ ٱلۡعُسۡرِ يُسۡرٗا ٦

Kata الْعُسْر terulang dua kali namun dengan kata ma’rifah (spesifik), ini menunjukkan bahwa ia satu, sedangkan kata يُسْر terulang dua kali namun dengan kata nakirah (umum), ini menunjukkan dua kemudahan, jadi satu kesulitan diapit oleh dua kemudahan, yaitu kemudahan sebelumnya dan sesudahnya. Satu kesulitan tidak akan mengalahkan dua kemudahan. (Ibnul Qayyim, 3/333).
Pertanyaan: Kemudahan lebih lapang daripada kesulitan. Jelaskan hal itu melalui dua ayat di atas!

At-Tin Ayat 0 - 4

لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ فِيٓ أَحۡسَنِ تَقۡوِيمٖ ٤

Keseimbangan dan kekuatan masa mudanya. Abu Bakar bin Thahir berkata, "Diberi akal, melaksanakan perintah, dibimbing untuk membedakan, berdiri tegak, makan dengan tangannya. Makhluk Allah terbaik secara lahir dan batin, kebagusan penampilan, keunikan kepala dan susunan isinya, dada dan kandungan isinya, perut dan kandungan isinya, kelamin dan kandungan isinya, kedua tangan dan fungsinya, kedua kaki dan fungsinya." (Al-Qurthubi, 22/368-370).
Pertanyaan: Apa sisi nikmat bagi manusia dari penciptaannya yang terbagus? Dan bagaimana bentuk kebagusannya tersebut?

At-Tin Ayat 0 - 5

ثُمَّ رَدَدۡنَٰهُ أَسۡفَلَ سَٰفِلِينَ ٥

Yang langsung dipahami dari konteks adalah keadaan orang kafir pada Hari Kiamat, dia dalam bentuk yang paling buruk dan paling jelek, padahal di dunia dia dalam bentuk yang paling bagus, karena dia tidak mensyukurinya. (Al-Alusi, 30/176).
Pertanyaan: Apa maksud manusia dikembalikan ke tempat paling rendah?

At-Tin Ayat 0 - 8

أَلَيۡسَ ٱللَّهُ بِأَحۡكَمِ ٱلۡحَٰكِمِينَ ٨

Dia adalah Hakim yang paling adil yang tidak zhalim dan tidak menzhalimi siapa pun. Di antara bentuk keadilanNya adalah menegakkan Hari Kiamat, di mana orang yang dizhalimi dapat menuntut haknya dari orang yang menzhaliminya. (Ibnu Katsir, 4/529).
Pertanyaan: Bagaimana ayat ini menunjukkan tentang hari kebangkitan dan hari pembalasan?

Al-Alaq Ayat 0 - 4

ٱقۡرَأۡ وَرَبُّكَ ٱلۡأَكۡرَمُ ٣ ٱلَّذِي عَلَّمَ بِٱلۡقَلَمِ ٤

Dikhususkan dalam pengajaran itu untuk menulis ilmu dengan pena, karena ia menetapkan ilmu dan menetapkan kemaslahatan agama dan dunia. (Ibnu Juzay, 2/590).
Pertanyaan: Apa rahasia dikhususkannya pengajaran dengan pena di dalam ayat ini?

Al-Alaq Ayat 0 - 5

ٱقۡرَأۡ وَرَبُّكَ ٱلۡأَكۡرَمُ ٣ ٱلَّذِي عَلَّمَ بِٱلۡقَلَمِ ٤ عَلَّمَ ٱلۡإِنسَٰنَ مَا لَمۡ يَعۡلَمۡ ٥

Di antara kemurahan Allah adalah mengajari manusia apa yang tidak dia ketahui. Allah memuliakan manusia dengan ilmu. Inilah titik keistimewaan Adam bapak manusia atas malaikat-malaikat. (Ibnu Katsir, 4/530).
Pertanyaan: Apa titik keistimewaan Adam dan anak keturunannya atas makhluk lainnya?

Al-Alaq Ayat 0 - 8

كَلَّآ إِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ لَيَطۡغَىٰٓ ٦ أَن رَّءَاهُ ٱسۡتَغۡنَىٰٓ ٧ إِنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ ٱلرُّجۡعَىٰٓ ٨

Allah mengabarkan bahwa bila manusia merasa dirinya mandiri dan banyak uangnya, manusia akan berbangga, sombong, angkuh dan melampaui batas. Kemudian Allah menasihati manusia dan memperingatkannya. “Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmu-lah tempat kembali(mu).” Hanya kepada Allah kalian akan berpulang dan kembali, Allah akan menghisabmu atas hartamu, dari mana kamu mendapatkannya dan ke mana kamu menggunakannya. (Ibnu Katsir, 4/531).
Pertanyaan: Apa kewajiban manusia saat dia hidup berkecukupan?