Quran

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan


١٤ ١٤
١٥ ١٥
١٦ ١٦

١٧ ١٧

١٨ ١٨

١٩ ١٩

٢٠ ٢٠
٢١ ٢١
٢٢ ٢٢


٢٣ ٢٣

٢٤ ٢٤

٢٥ ٢٥

٢٦ ٢٦
ﯿ
٢٧ ٢٧

٢٨ ٢٨
573
Al-Jinn Ayat 0 - 16

وَأَلَّوِ ٱسۡتَقَٰمُواْ عَلَى ٱلطَّرِيقَةِ لَأَسۡقَيۡنَٰهُم مَّآءً غَدَقٗا ١٦

Jalan yang lurus adalah Islam dan menaati Allah. Makna ayat, seandainya mereka istiqamah di atas itu niscaya Allah melapangkan rezeki mereka. Ini seperti firman Allah, “Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.” [Al-A’raf : 96]. (Ibnu Juzay, 2/497).
Pertanyaan: Apa buah istiqamah di dunia menurut ayat ini?

Al-Jinn Ayat 0 - 16

وَأَلَّوِ ٱسۡتَقَٰمُواْ عَلَى ٱلطَّرِيقَةِ لَأَسۡقَيۡنَٰهُم مَّآءً غَدَقٗا ١٦

Umar berkata, “Di mana ada hujan, di sana ada harta, di mana ada harta, di sana ada fitnah, air hujan yang lebat yang banyak dijadikan sebagai perumpamaan karena kebaikan dan rezeki datang dari hujan, maka air hujan diposisikan pada posisi harta. (Al-Qurthubi, 21/295).
Pertanyaan: Mengapa di dalam ayat ini disebutkan air?

Al-Jinn Ayat 0 - 18

وَأَنَّ ٱلۡمَسَٰجِدَ لِلَّهِ فَلَا تَدۡعُواْ مَعَ ٱللَّهِ أَحَدٗا ١٨

Maknanya, gunakanlah masjid hanya untuk mengingat Allah dan janganlah menjadikannya sebagai tempat untuk main-main, dagang, tempat ngobrol dan jalanan. Jangan memberi bagian padanya kepada selain Allah. (Al-Qurthubi, 21/300).
Pertanyaan: Dengan apa Allah mengkhususkan masjid?

Al-Jinn Ayat 0 - 21

قُلۡ إِنِّي لَآ أَمۡلِكُ لَكُمۡ ضَرّٗا وَلَا رَشَدٗا ٢١

Ini adalah ancaman besar dan menyerahkan urusan kepada Allah, bahwa Allah-lah yang membalasnya karena kebaikan perbuatannya dan keburukan mereka kepadanya. (Al-Alusi, 15/105).
Pertanyaan: Apa yang dipahami dari dinafikannya kemampuan memberi manfaat dan menimpakan mudarat dari Nabi?

Al-Jinn Ayat 0 - 22

قُلۡ إِنِّي لَن يُجِيرَنِي مِنَ ٱللَّهِ أَحَدٞ وَلَنۡ أَجِدَ مِن دُونِهِۦ مُلۡتَحَدًا ٢٢

Tidak ada seorang pun yang aku bisa berlindung kepadanya dari azab Allah. Apabila Rasulullah yang merupakan manusia paling sempurna tidak memiliki kemampuan untuk memberi manfaat dan mudarat, tidak bisa menolak apa pun dari Allah ketika Allah menghendaki keburukan atasnya, maka selain beliau lebih patut dan lebih pantas. (As-Sa’di, 891).
Pertanyaan: Ayat ini menunjukkan kesesatan orang-orang yang menggantungkan harapan mereka kepada wali dan orang shalih yang sudah mati. Jelaskan!

Al-Jinn Ayat 0 - 27

عَٰلِمُ ٱلۡغَيۡبِ فَلَا يُظۡهِرُ عَلَىٰ غَيۡبِهِۦٓ أَحَدًا ٢٦ إِلَّا مَنِ ٱرۡتَضَىٰ مِن رَّسُولٖ

Mencakup rasul dari malaikat dan manusia. (Ibnu Katsir, 4/433).
Pertanyaan: Apakah mengetahui sebagian yang ghaib khusus hanya untuk rasul dari kalangan manusia? Apakah para malaikat mengetahui yang ghaib?

Al-Jinn Ayat 0 - 28

لِّيَعۡلَمَ أَن قَدۡ أَبۡلَغُواْ رِسَٰلَٰتِ رَبِّهِمۡ وَأَحَاطَ بِمَا لَدَيۡهِمۡ وَأَحۡصَىٰ كُلَّ شَيۡءٍ عَدَدَۢا ٢٨

Maknanya, pengetahuan Allah tentang segala sesuatu bukan pengetahuan secara global, akan tetapi secara terperinci, yakni, Dia mengetahui masing-masing dari setiap makhlukNya. (Asy-Syaukani, 5/313).
Pertanyaan: Apakah pengetahuan Allah tentang segala sesuatu bersifat global atau secara terperinci?