Quran

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan



٦ ٦

ﭿ
٧ ٧

٨ ٨

٩ ٩

١٠ ١٠

١١ ١١


١٢ ١٢

١٣ ١٣
ﯿ


١٤ ١٤
552
As-Saff Ayat 0 - 8

يُرِيدُونَ لِيُطۡفِـُٔواْ نُورَ ٱللَّهِ بِأَفۡوَٰهِهِمۡ

Mereka berusaha menolak kebenaran dengan kebatilan, mereka itu seperti orang yang hendak memadamkan cahaya matahari dengan meniupnya, ini mustahil maka demikian juga yang pertama. (Ibnu Katsir, 4/361).
Pertanyaan: Jelaskan bentuk penyerupaan (perumpamaan) yang terkandung di dalam ayat ini!

As-Saff Ayat 0 - 8

وَٱللَّهُ مُتِمُّ نُورِهِۦ وَلَوۡ كَرِهَ ٱلۡكَٰفِرُونَ ٨

Kalimat “tetapi Allah tetap menyempurnakan cahayaNya” terindukkan kepada kalimat “mereka ingin” ini adalah pemberitahuan bahwa sesungguhnya mereka tidak bisa mewujudkan tujuan mereka, karena agama ini akan sempurna dan sempurna penyebarannya. (Ibnu Asyur, 28/190).
Pertanyaan: Apa kabar gembira yang terkandung dalam FirmanNya, “Tetapi Allah tetap menyempurnakan cahayaNya.”?

As-Saff Ayat 0 - 9

هُوَ ٱلَّذِيٓ أَرۡسَلَ رَسُولَهُۥ بِٱلۡهُدَىٰ وَدِينِ ٱلۡحَقِّ لِيُظۡهِرَهُۥ عَلَى ٱلدِّينِ كُلِّهِۦ وَلَوۡ كَرِهَ ٱلۡمُشۡرِكُونَ ٩

Sudah dimaklumi bahwa Allah menjanjikan agama ini akan unggul di atas seluruh agama yang menyelisihinya, bahkan keunggulan ilmu dan penjelasan, keunggulan pedang dan tombak. Allah berfirman, “Dia-lah yang mengutus RasulNya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar, untuk Dia menangkan di atas segala agama meskipun orang-orang musyrik membencinya.” Para ulama menafsirkan keunggulan agama dengan keduanya. Kata ظُهُوْر (unggul) mencakup keduanya, karena keunggulan hidayah adalah dengan ilmu dan keterangan, sedangkan keunggulan agama adalah dengan tangan dan usaha. (Ibnu Taimiyah, 6/297).
Pertanyaan: Bagaimana keunggulan agama ini di atas seluruh agama-agama selainnya?

As-Saff Ayat 0 - 11

تُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَتُجَٰهِدُونَ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ بِأَمۡوَٰلِكُمۡ وَأَنفُسِكُمۡۚ ذَٰلِكُمۡ خَيۡرٞ لَّكُمۡ إِن كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ ١١

Sepertinya jiwa manusia cenderung kepada kehidupan dan kelangsungannya. Maka Allah berfirman, “Itulah yang lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahui.” Jihad lebih baik bagi kalian daripada kalian hanya duduk untuk mencari keselamatan dan kehidupan. (Ibnul Qayyim, 3/153).
Pertanyaan: Mengapa ayat ditutup dengan, “Itulah yang lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahui”?

As-Saff Ayat 0 - 11

تُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَتُجَٰهِدُونَ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ بِأَمۡوَٰلِكُمۡ وَأَنفُسِكُمۡۚ

Sudah dimaklumi bahwa iman yang sempurna adalah membenarkan dengan yakin apa yang Allah perintahkan untuk dibenarkan. Ini berkonsekuensi amal anggota tubuh dan salah satu amal anggota tubuh yang paling mulia adalah jihad di jalan Allah. Karena itu Allah berfirman, “(Yaitu) kalian beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa kalian” (As-Sa’di, 860).
Pertanyaan: Ayat ini menyandingkan iman dengan jihad. Apa kaitan di antara keduanya?

As-Saff Ayat 0 - 12

يَغۡفِرۡ لَكُمۡ ذُنُوبَكُمۡ وَيُدۡخِلۡكُمۡ جَنَّٰتٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ وَمَسَٰكِنَ طَيِّبَةٗ فِي جَنَّٰتِ عَدۡنٖۚ ذَٰلِكَ ٱلۡفَوۡزُ ٱلۡعَظِيمُ ١٢

Tempat tinggal disebutkan secara khusus karena jihad berarti meninggalkan tempat tinggal, karena mereka meninggalkan, maka mereka dijanjikan tempat tinggal abadi. (Ibnu Asyur, 28/195).
Pertanyaan: Mengapa tempat tinggal di sebutkan secara khusus?

As-Saff Ayat 0 - 14

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُونُوٓاْ أَنصَارَ ٱللَّهِ

Allah berfirman memerintahkan hamba-hambaNya yang beriman agar menjadi penolong-penolong Allah dalam segala keadaan mereka dengan kata-kata, perbuatan, jiwa dan harta mereka. (Ibnu Katsir, 4/361).
Pertanyaan: Apakah menolong agama terbatas pada masa tertentu saja atau di satu sisi saja?