Quran
ﯙ
ﱑ
ﭛ ﭜ ﭝ ﭞ ﭟ ﭠ ٤١ ٤١ ﭢ ﭣ ﭤ ﭥ
ﭦ ﭧ ﭨ ﭩ ٤٢ ٤٢ ﭫ ﭬ ﭭ ٤٣ ٤٣ ﭯ
ﭰ ٤٤ ٤٤ ﭲ ﭳ ﭴ ﭵ ٤٥ ٤٥ ﭷ
ﭸ ٤٦ ٤٦ ﭺ ﭻ ﭼ ﭽ ﭾ ٤٧ ٤٧ ﮀ
ﮁ ﮂ ﮃ ﮄ ﮅ ﮆ ٤٨ ٤٨ ﮈ ﮉ
ﮊ ﮋ ﮌ ٤٩ ٤٩ ﮎ ﮏ ﮐ ﮑ ﮒ ﮓ
٥٠ ٥٠ ﮕ ﮖ ﮗ ﮘ ﮙ ٥١ ٥١ ﮛ ﮜ ﮝ
٥٢ ٥٢ ﮟ ﮠ ﮡ ﮢ ﮣ ٥٣ ٥٣
ﮥ ﮦ ﮧ ﮨ ٥٤ ٥٤ ﮪ ﮫ ﮬ
ﮭ ﮮ ٥٥ ٥٥ ﮰ ﮱ ﯓ ﯔ ﯕ
ﯖ ﯗ ﯘ ﯙ ﯚ ﯛ ٥٦ ٥٦ ﯝ ﯞ
ﯟ ﯠ ﯡ ﯢ ﯣ ﯤ ٥٧ ٥٧ ﯦ ﯧ ﯨ
ﯩ ﯪ ٥٨ ٥٨ ﯬ ﯭ ﯮ ٥٩ ٥٩
ﯚ
إِلَّا مَن رَّحِمَ ٱللَّهُۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ ٤٢
Sesungguhnya Allah Mahaperkasa, tidak ada seorang pun yang bisa memaksaNya untuk membatalkan kehendakNya. Dia Maha Penyayang, menyayangi siapa yang Dia kehendaki. Rahim adalah pemilik rahmat yang luas kepada siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hambaNya sesuai dengan ilmu, hikmah dan janjiNya. Di dalam hadits disebutkan, “Sayangilah penduduk bumi niscaya yang di langit menyayangi kalian.” (Ibnu Asyur, 25/31).
Pertanyaan: Jelaskanlah korelasi ditutupnya ayat ini dengan "Mahaperkasa lagi Maha Penyayang"!
ذُقۡ إِنَّكَ أَنتَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡكَرِيمُ ٤٩
Ini dikatakan kepada orang kafir sebagai penghinaan dan perendahan, kamu dulu adalah orang perkasa dan mulia menurut dirimu. Diriwayatkan bahwa Abu Jahal berkata, “Tidak ada di antara dua bukit Mekkah orang yang lebih mulia dan lebih kuat dari aku.” Maka ayat ini turun. (Ibnu Juzay, 2/324).
Pertanyaan: Bagaimana orang kafir dikatakan perkasa dan mulia di hari kiamat, padahal mereka sedang diazab?
إِنَّ ٱلۡمُتَّقِينَ فِي مَقَامٍ أَمِينٖ ٥١
Aman adalah syarat terbesar bagi tempat yang baik, karena orang yang hendak tinggal memilih aman terlebih dulu. Aman berarti selamat dari apa yang tidak diinginkan dan tidak diharapkan. Bila seseorang aman di negerinya, dia hidup dengan tenang, menikmati kenikmatan yang didapatkannya. (Ibnu Asyur, 25/317).
Pertanyaan: Jelaskan besarnya nikmat aman menurut ayat ini!
يَلۡبَسُونَ مِن سُندُسٖ وَإِسۡتَبۡرَقٖ مُّتَقَٰبِلِينَ ٥٣
Tidak ada seorang pun yang duduk dengan menghadapkan punggungnya kepada temannya. (Ibnu Katsir, 4/148).
Pertanyaan: Di surga tidak ada jenis penghinaan sekecil apa pun. Jelaskan melalui ayat ini!
يَدۡعُونَ فِيهَا بِكُلِّ فَٰكِهَةٍ ءَامِنِينَ ٥٥
Buah-buahan tersebut tidak sama dengan buah-buahan di dunia yang kita makan, mereka takut atas akibat buruknya dan efek negatifnya serta kuatir habis dari sisi mereka dan menghilangnya buah-buahan tersebut di waktu-waktu lainnya. (Ath-Thabari, 22/35).
Pertanyaan: Apa korelasi disebutkannya buah-buahan, diiringi dengan ungkapan aman dalam ayat ini?
فَإِنَّمَا يَسَّرۡنَٰهُ بِلِسَانِكَ لَعَلَّهُمۡ يَتَذَكَّرُونَ ٥٨
Kami memudahkan al-Qur`an yang Kami turunkan dengan semudah-mudahnya, jelas, nyata dan terang dengan menggunakan bahasamu yang merupakan bahasa paling fasih, paling jelas, paling indah dan paling tinggi. (Ibnu Katsir, 4/149).
Pertanyaan: Jelaskan keutamaan bahasa Arab atas bahasa-bahasa lainnya melalui ayat ini!
فَٱرۡتَقِبۡ إِنَّهُم مُّرۡتَقِبُونَ ٥٩
Tunggulah pertolongan Kami kepadamu dan pembinasaan mereka, karena sesungguhnya mereka juga menunggu kebalikannya. Ini adalah janji untuk Nabi dan ancaman untuk mereka. (Ibnu Juzay, 2/325).
Pertanyaan: Jelaskan bagaimana ayat ini menyatukan antara janji dan ancaman!