Quran

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan




٤٦ ٤٦


ﭿ ٤٧ ٤٧


٤٨ ٤٨

٤٩ ٤٩


٥٠ ٥٠


٥١ ٥١


٥٢ ٥٢
402
Al-Ankabut Ayat 0 - 46

۞وَلَا تُجَٰدِلُوٓاْ أَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ إِلَّا بِٱلَّتِي هِيَ أَحۡسَنُ إِلَّا ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ مِنۡهُمۡۖ وَقُولُوٓاْ ءَامَنَّا بِٱلَّذِيٓ أُنزِلَ إِلَيۡنَا وَأُنزِلَ إِلَيۡكُمۡ وَإِلَٰهُنَا وَإِلَٰهُكُمۡ وَٰحِدٞ وَنَحۡنُ لَهُۥ مُسۡلِمُونَ ٤٦

Sebab diperintahkannya mendebat ahli kitab dengan cara yang paling baik, karena ahli kitab pada dasarnya adalah orang-orang yang beriman kepada Allah bukan orang-orang musyrik, sehingga mereka siap menerima hujjah, dan sedikit kemungkinan mereka akan menyombongkan diri, di samping adab-adab agama dan kitab mereka memberi mereka ilmu tentang cara berdebat, maka dalam mendebat mereka layak dibatasi pada menegakkan hujjah bukan dengan kata-kata keras karena dikhawatirkan mereka malah menjauh. (Ibnu Asyur, 21/6).
Pertanyaan: Mengapa diperintahkan mendebat ahli kitab dengan cara yang paling baik?

Al-Ankabut Ayat 0 - 46

وَقُولُوٓاْ ءَامَنَّا بِٱلَّذِيٓ أُنزِلَ إِلَيۡنَا وَأُنزِلَ إِلَيۡكُمۡ وَإِلَٰهُنَا وَإِلَٰهُكُمۡ وَٰحِدٞ

Hendaknya perdebatan kalian dengan mereka terwujud tanpa menodai sesuatu pun dari kitab-kitab Ilahiyah atau seorang pun dari para Rasul Allah, sebagaimana yang dilakukan oleh orang yang bodoh saat mendebat lawannya, dia menggugat apa pun yang ada pada lawannya tanpa memilih yang benar dan yang batil. Ini adalah kezhaliman, penyimpangan dari apa yang wajib dalam adab berdebat, karena dalam berdebat seseorang harus menerima kebenaran yang ada pada lawannya dan menolak kebatilannya, tidak menolak kebenaran hanya karena lawannya adalah orang kafir. (As-Sa’di, 632).
Pertanyaan: Berdebat dengan orang kafir berpijak kepada keadilan dan sikap hikmah (bijak). Jelaskan hal ini melalui ayat ini!

Al-Ankabut Ayat 0 - 47

وَكَذَٰلِكَ أَنزَلۡنَآ إِلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَۚ فَٱلَّذِينَ ءَاتَيۡنَٰهُمُ ٱلۡكِتَٰبَ يُؤۡمِنُونَ بِهِۦۖ وَمِنۡ هَٰٓؤُلَآءِ مَن يُؤۡمِنُ بِهِۦۚ وَمَا يَجۡحَدُ بِـَٔايَٰتِنَآ إِلَّا ٱلۡكَٰفِرُونَ ٤٧

Ayat ini hadir dengan fi’il mudhari’ (kata kerja sekarang) untuk menunjukkan bahwa hal itu akan terjadi di masa datang, atau untuk menunjukkan bahwa iman mereka itu akan terus terbarui dengannya, yakni iman orang-orang yang beriman dari mereka akan terus berlanjut dan jumlah orang-orang Mukmin akan bertambah hari demi hari. (Ibnu Asyur, 21/9).
Pertanyaan: Mengapa ayat datang dengan fi’il mudhari’ يُؤْمِنُوْنَ?

Al-Ankabut Ayat 0 - 47

وَمَا يَجۡحَدُ بِـَٔايَٰتِنَآ إِلَّا ٱلۡكَٰفِرُونَ ٤٧

Yakni, orang-orang yang kebiasaan mereka adalah menentang kebenaran dan melawan. Dan ini adalah pembatasan bagi siapa yang kafir kepadanya, bahwa ia tidak terjadi dari seseorang yang tujuannya adalah mengikuti kebenaran, karena siapa yang mempunyai tujuan yang shahih, maka dia pasti akan beriman kepadanya, karena ia mengandung keterangan-keterangan yang nyata bagi setiap orang yang berakal atau menyiapkan pendengarannya sedangkan dia hadir menyaksikan. (As-Sa’di, 633).
Pertanyaan: Siapa yang mempunyai tujuan baik, apakah dia akan kafir kepada al-Qur`an?

Al-Ankabut Ayat 0 - 49

بَلۡ هُوَ ءَايَٰتُۢ بَيِّنَٰتٞ فِي صُدُورِ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡعِلۡمَۚ وَمَا يَجۡحَدُ بِـَٔايَٰتِنَآ إِلَّا ٱلظَّٰلِمُونَ ٤٩

Al-Hasan berkata, “Umat ini diberi anugerah hafalan, orang-orang sebelum umat ini, mereka tidak membaca kitab mereka kecuali dengan melihat, bila mereka menutup kitab mereka, mereka tidak ingat isinya, kecuali para nabi.” (Al-Qurthubi, 16/376).
Pertanyaan: Menghafal al-Qur`an al-Karim mempunyai keutamaan yang besar. Jelaskan!

Al-Ankabut Ayat 0 - 51

أَوَ لَمۡ يَكۡفِهِمۡ أَنَّآ أَنزَلۡنَا عَلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَ يُتۡلَىٰ عَلَيۡهِمۡۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَرَحۡمَةٗ وَذِكۡرَىٰ لِقَوۡمٖ يُؤۡمِنُونَ ٥١

Yakni, bagaimana mereka menuntut mukjizat sementara al-Qur`an al-Karim adalah mukjizat paling besar, paling membuktikan kebenaran kenabian Muhammad, mengapa mereka tidak merasa cukup dengannya sehingga tidak perlu meminta mukjizat-mukjizat lainnya. (Ibnu Juzay, 2/161).
Pertanyaan: Bagaimana turunnya al-Qur`an membantah pihak yang mengklaim bahwa al-Qur`an datang dari diri Muhammad?

Al-Ankabut Ayat 0 - 52

قُلۡ كَفَىٰ بِٱللَّهِ بَيۡنِي وَبَيۡنَكُمۡ شَهِيدٗاۖ

Dia mengetahui apa yang aku katakan kepada kalian, yaitu bahwa Allah mengabarkan kepada kalian bahwa Allah mengutusku. Maka seandainya aku berdusta atas nama Allah, niscaya Allah pasti telah menghukumku. (Ibnu Katsir, 3/404).
Pertanyaan: Bagaimana kesaksian Allah  atas kebenaran kenabian Muhammad?