Quran

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan

Surah Header

ﭦﭛﭣﭤ
١ ١
٢ ٢

٣ ٣

٤ ٤

٥ ٥
ﭿ
٦ ٦

٧ ٧

٨ ٨
٩ ٩
١٠ ١٠

١١ ١١

١٢ ١٢

١٣ ١٣
١٤ ١٤
١٥ ١٥
262
Al-Hijr Ayat 0 - 2

رُّبَمَا يَوَدُّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لَوۡ كَانُواْ مُسۡلِمِينَ ٢

Al-Hasan berkata, “Bila orang-orang musyrik melihat orang-orang Mukmin masuk surga dan mereka juga melihat apa yang akan mereka rasakan di dalam neraka, maka mereka berharap seandainya dulu mereka adalah orang-orang Muslim.” (Al-Qurthubi, 12/176).
Pertanyaan: Kapan orang kafir berharap menjadi orang Muslim?

Al-Hijr Ayat 0 - 3

ذَرۡهُمۡ يَأۡكُلُواْ وَيَتَمَتَّعُواْ وَيُلۡهِهِمُ ٱلۡأَمَلُۖ فَسَوۡفَ يَعۡلَمُونَ ٣

Panjang angan-angan adalah penyakit kronis dan akut. Apabila ia menyerang hati, maka tabiat hati akan rusak dan sangat sulit untuk diobati. Tidak ada penyakit yang meninggalkannya dan tidak ada obat yang menyembuhkannya. Para tabib angkat tangan dan para ulama tidak bisa menyembuhkannya. Hakikat harapan adalah ambisi terhadap dunia, fokus kepada dunia dan mencintainya, serta berpaling dari akhirat. (Al-Qurthubi, 12/389).
Pertanyaan: Apakah penyakit berbahaya yang Allah peringatkan di dalam ayat ini?

Al-Hijr Ayat 0 - 3

ذَرۡهُمۡ يَأۡكُلُواْ وَيَتَمَتَّعُواْ وَيُلۡهِهِمُ ٱلۡأَمَلُۖ فَسَوۡفَ يَعۡلَمُونَ ٣

Ayat ini menunjukkan bahwa bersenang-senang dalam kenikmatan, tidak menyiapkan diri untuk kehidupan akhirat bukan termasuk akhlak orang yang menginginkan keselamatan. Al-Hasan berkata, “Tidaklah seorang hamba berpanjang harapan kecuali bu-ruk amalnya.” Dari Ali, “Sesungguhnya aku hanya mengkhawatirkan dua hal atas kalian, panjang angan dan mengikuti hawa nafsu. Yang pertama melalaikan akhirat dan yang kedua menghalangi dari kebenaran.” (Al-Alusi, 14/341).
Pertanyaan: Panjang harapan menyimpan dampak negatif, jelaskan melalui ayat ini?

Al-Hijr Ayat 0 - 7

لَّوۡ مَا تَأۡتِينَا بِٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّٰدِقِينَ ٧

Yakni, karena kamu tidak mendatangkan malaikat-malaikat, maka kamu bukan orang yang benar. Ini termasuk kezhaliman dan kebodohan paling besar. Ia adalah suatu kezhaliman yang jelas, karena ia adalah kelancangan terhadap Allah dan mempersulit diri dengan menuntut ayat-ayat yang tidak Allah pilih, padahal maksud dan tujuannya bisa terwujud melalui ayat-ayat dan bukti-bukti lainnya yang besar dan banyak yang menunjukkan kebenaran apa yang dibawa oleh Nabi. Dan ia adalah kebodohan, karena mereka tidak mengetahui apa yang mendatangkan kebaikan bagi mereka dan apa yang mendatangkan keburukan. Diturunkannya malaikat-malaikat bukan kebaikan bagi mereka, sebaliknya, Allah tidak menurunkan malaikat-malaikat kecuali dengan membawa kebenaran yang tidak ada penundaan bagi siapa yang tidak mengikuti dan tunduk kepada beliau. (As-Sa'di, 429).
Pertanyaan: Mereka menuntut diturunkannya malaikat-malaikat, itu adalah kezhaliman dan kebodohan dari mereka. Jelaskan hal ini!

Al-Hijr Ayat 0 - 9

إِنَّا نَحۡنُ نَزَّلۡنَا ٱلذِّكۡرَ

Yakni, al-Qur`an yang berisi pengingat terhadap segala sesuatu berupa masalah-masalah dan dalil-dalil yang jelas, siapa yang ingin ingat, maka dia akan ingat dengan al-Qur`an. (As-Sa'di, 429).
Pertanyaan: Mengapa al-Qur`an disifati dengan dzikr?

Al-Hijr Ayat 0 - 9

إِنَّا نَحۡنُ نَزَّلۡنَا ٱلذِّكۡرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ ٩

Makna penjagaan terhadap al-Qur`an adalah menjaganya dari pergantian dan pengubahan sebagaimana yang terjadi pada kitab-kitab sebelumnya. Allah sendiri yang menjaga al-Qur`an, sehingga tidak seorang pun yang dapat menambah atau menguranginya atau mengubahnya, berbeda dengan kitab-kitab lainnya, penjagaannya diserahkan kepada umat yang ia turun kepada mereka, berdasarkan Firman Allah, “Sungguh, Kami yang menurunkan Kitab Taurat; di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya. Yang dengan Kitab itu para Nabi yang berserah diri kepada Allah memberi putusan atas perkara orang Yahudi, demikian juga para ulama dan pendeta-pendeta mereka, sebab mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepadaKu. Dan janganlah kamu jual ayat-ayatKu dengan harga murah. Barangsiapa tidak memutuskan dengan apa yang diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang kafir.” [Al-Ma`idah: 44]. (Ibnu Juzay, 1/450).
Pertanyaan: Dari sisi penjagaan dari pergantian, apa perbedaan antara al-Qur`an dengan kitab samawi lainnya?

Al-Hijr Ayat 0 - 8

مَا نُنَزِّلُ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةَ إِلَّا بِٱلۡحَقِّ وَمَا كَانُوٓاْ إِذٗا مُّنظَرِينَ ٨

Mujahid berkata, “Yakni, dengan membawa risalah dan azab." Yakni, turunnya malaikat-malaikat kepada para rasul adalah dengan membawa perkataan-perkataan yang benar, adapun kepada orang-orang yang diperingatkan, maka juga dengan kebenaran dalam bentuk perbuatan, yakni keselamatan atau kebinasaan. (Al-Biqa'i, 4/206).
Pertanyaan: Apa kebenaran yang dengannya malaikat-malaikat diturunkan?