Quran

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan


١١٨ ١١٨

١١٩ ١١٩


ﭿ ١٢٠ ١٢٠

١٢١ ١٢١

١٢٢ ١٢٢

١٢٣ ١٢٣
Surah Header

ﭦﭛﭣﭤ
١ ١
٢ ٢


٣ ٣

٤ ٤
235
Hud Ayat 0 - 119

وَلَوۡ شَآءَ رَبُّكَ لَجَعَلَ ٱلنَّاسَ أُمَّةٗ وَٰحِدَةٗۖ وَلَا يَزَالُونَ مُخۡتَلِفِينَ ١١٨ إِلَّا مَن رَّحِمَ رَبُّكَۚ وَلِذَٰلِكَ خَلَقَهُمۡۗ وَتَمَّتۡ كَلِمَةُ رَبِّكَ لَأَمۡلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنَ ٱلۡجِنَّةِ وَٱلنَّاسِ أَجۡمَعِينَ ١١٩

Allah mengabarkan bahwa orang-orang yang dirahmati Allah tidak berbeda pendapat, orang-orang yang dirahmati Allah  adalah para pengikut nabi-nabi dalam ucapan maupun perbuatan, mereka adalah ahli al-Qur`an dan hadits dari kalangan umat ini. Barangsiapa menyelisihi mereka dalam satu perkara, maka dia kehilangan rahmat sesuai kadar penyelisihannya. Karena itu, orang-orang filsafat yang merupakan orang-orang yang paling jauh dari mengikuti para nabi, mereka itulah yang paling banyak berbeda pendapat, demikian juga Khawarij, Mu’tazilah dan Rafidhah, karena mereka menjauh dari Sunnah dan hadits, maka mereka adalah kelompok yang paling berselisih. Apalagi Rafidhah, dikatakan bahwa mereka adalah kelompok yang paling banyak berselisih, karena mereka adalah kelompok yang paling jauh dari Ahlus Sunnah wal Jamaah. (Ibnu Taimiyah, 3/562).
Pertanyaan: Bagaimana ayat ini menjelaskan bahwa Ahlus Sunnah adalah orang-orang yang paling sedikit perbedaannya dan bahwa ahli bid’ah adalah kebalikannya?

Hud Ayat 0 - 120

وَكُلّٗا نَّقُصُّ عَلَيۡكَ مِنۡ أَنۢبَآءِ ٱلرُّسُلِ مَا نُثَبِّتُ بِهِۦ فُؤَادَكَۚ

Untuk menenangkan, meneguhkan dan membuatmu sabar sebagaimana para ulul azmi dari para rasul bersabar, karena jiwa cenderung tenang bila ada yang diteladani, bersemangat untuk beramal dan ingin menyaingi yang lain, kebenaran akan menguat dengan disebutkannya bukti-bukti dan banyaknya pihak yang menegakkannya. (As-Sa'di, 392).
Pertanyaan: Apa sisi-sisi yang terkandung di dalam kisah-kisah al-Qur`an yang bisa meneguhkan dan menenangkan hati?

Hud Ayat 0 - 123

وَلِلَّهِ غَيۡبُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَإِلَيۡهِ يُرۡجَعُ ٱلۡأَمۡرُ كُلُّهُۥ فَٱعۡبُدۡهُ وَتَوَكَّلۡ عَلَيۡهِۚ وَمَا رَبُّكَ بِغَٰفِلٍ عَمَّا تَعۡمَلُونَ ١٢٣

Tawakal dan memohon pertolongan kepada Allah termasuk ibadah kepada Allah, akan tetapi Allah menyebutkannya secara khusus agar pelaku ibadah memfokuskan diri secara khusus kepadanya, karena ia adalah media penolong atas segala macam ibadah, karena Allah tidak disembah kecuali dengan pertolongan dariNya. (Ibnu Taimiyah, 3/563).
Pertanyaan: Mengapa tawakal disebutkan secara khusus padahal ia termasuk ibadah?

Yusuf Ayat 0 - 2

إِنَّآ أَنزَلۡنَٰهُ قُرۡءَٰنًا عَرَبِيّٗا لَّعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُونَ ٢

Karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, paling jelas, paling luas dan paling mampu menuangkan makna-makna yang ada di dalam jiwa, karena itu kitab yang paling mulia turun dengan bahasa yang paling mulia. (Ibnu Katsir, 2/448).
Pertanyaan: Mengapa al-Qur`an turun dengan bahasa Arab?

Yusuf Ayat 0 - 2

إِنَّآ أَنزَلۡنَٰهُ قُرۡءَٰنًا عَرَبِيّٗا لَّعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُونَ ٢

Allah menurunkan kitab yang paling mulia dengan menggunakan bahasa yang paling mulia kepada rasul yang paling mulia dengan duta malaikat yang paling mulia di bagian bumi yang paling mulia, dan turun pertama kali di bulan yang paling mulia, yaitu bulan Ramadhan, sehingga ia mulia dari segala sisi. (Ibnu Katsir, 2/448).
Pertanyaan: Kemuliaan al-Qur`an hadir dari berbagai sisi. Jelaskan!

Yusuf Ayat 0 - 3

نَحۡنُ نَقُصُّ عَلَيۡكَ أَحۡسَنَ ٱلۡقَصَصِ

Kisah ini adalah kisah paling baik, paling jelas dan paling nyata, karena di dalamnya terdapat perpindahan dari satu keadaan ke keadaan yang lain, dari satu ujian ke ujian yang lain, dari satu ujian kepada anugerah dan kenikmatan, dari kehinaan kepada kemuliaan, dari penghambaan kepada kekuasaan, dari perpisahan dan tercerai berai kepada persatuan dan pertemuan, dari kesedihan kepada kebahagiaan, dari kemakmuran kepada kesengsaraan, dari kesengsaraan kepada kemakmuran, dari kesempitan kepada keluasan, dari pengingkaran kepada pengakuan. (As-Sa'di, 407).
Pertanyaan: Mengapa kisah Yusuf termasuk kisah yang paling bagus?

Yusuf Ayat 0 - 3

نَحۡنُ نَقُصُّ عَلَيۡكَ أَحۡسَنَ ٱلۡقَصَصِ

Ketahuilah, bahwa Allah menyatakan bahwa Dia menceritakan kisah terbaik di dalam al-Qur`an kepada RasulNya, lalu Allah menyebutkan kisah Yusuf ini dan merincinya dan menyebutkan apa yang terjadi di dalamnya, dengan itu diketahui bahwa ia adalah kisah utuh yang sempurna dan baik, maka siapa yang bermaksud menyempurnakannya atau membaguskannya dengan menyusupkan kisah-kisah Israiliyat yang tidak diketahui sanad atau penukilnya, dan kebanyakan darinya adalah dusta, maka berarti dia mengoreksi Allah dan menyempurnakan sesuatu yang diklaimnya kurang. (As-Sa'di, 393).
Pertanyaan: Apa pendapatmu tentang pihak yang menambahkan informasi-informasi di dalam kisah Yusuf yang tidak ada di dalam al-Qur`an dan as-Sunnah?