Quran
ﮗ
ﱄ
ﭚ ٩٨ ٩٨ ﭜ ﭝ ﭞ ﭟ ﭠ ﭡ ﭢ ﭣ
ﭤ ﭥ ٩٩ ٩٩ ﭧ ﭨ ﭩ ﭪ ﭫ ﭬ ﭭ
ﭮ ﭯ ﭰ ١٠٠ ١٠٠ ﭲ ﭳ ﭴ ﭵ
ﭶ ﭷ ﭸ ﭹ ﭺ ﭻ ﭼ ﭽ ﭾ ﭿ
ﮀ ﮁ ﮂ ﮃ ﮄ ﮅ ﮆ ﮇ ﮈ ﮉ ﮊ ﮋ ١٠١ ١٠١
ﮍ ﮎ ﮏ ﮐ ﮑ ﮒ ﮓ ﮔ ﮕ ﮖ ﮗ
ﮘ ﮙ ١٠٢ ١٠٢ ﮛ ﮜ ﮝ ﮞ ﮟ ﮠ ﮡ ﮢ ﮣ
ﮤ ﮥ ﮦ ﮧ ﮨ ﮩ ﮪ ﮫ ١٠٣ ١٠٣
ﮭ ﮮ ﮯ ﮰ ﮱ ١٠٤ ١٠٤ ﯔ ﯕ ﯖ ﯗ ﯘ
ﯙ ﯚ ﯛ ﯜ ﯝ ﯞ ١٠٥ ١٠٥ ﯠ ﯡ ﯢ ﯣ
ﯤ ﯥ ﯦ ﯧ ﯨ ١٠٦ ١٠٦ ﯪ ﯫ ﯬ ﯭ ﯮ
ﯯ ﯰ ﯱ ﯲ ﯳ ﯴ ﯵ ﯶ ﯷ ﯸ ﯹ ١٠٧ ١٠٧
ﯻ ﯼ ﯽ ﯾ ﯿ ﰀ ﰁ ﰂ ﰃ ﰄ
ﰅ ﰆ ﰇ ﰈ ﰉ ﰊ ﰋ ﰌ ﰍ ﰎ ١٠٨ ١٠٨
يَقۡدُمُ قَوۡمَهُۥ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ فَأَوۡرَدَهُمُ ٱلنَّارَۖ وَبِئۡسَ ٱلۡوِرۡدُ ٱلۡمَوۡرُودُ ٩٨
Fir'aun membawa kaumnya ke dalam api neraka, karena dia adalah raja mereka. (Al-Qurthubi, 11/204).
Pertanyaan: Barangsiapa memimpin manusia kepada keburukan, maka dia akan memimpin mereka masuk neraka pada Hari Kiamat. Jelaskan hal ini!
يَقۡدُمُ قَوۡمَهُۥ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ فَأَوۡرَدَهُمُ ٱلنَّارَۖ وَبِئۡسَ ٱلۡوِرۡدُ ٱلۡمَوۡرُودُ ٩٨
Sebagaimana mereka mengikuti Fir'aun di dunia, dan dia adalah raja dan pemimpin mereka, maka Fir'aun juga memimpin mereka pada Hari Kiamat untuk masuk ke dalam Neraka Jahanam. Fir'aun memasukkan mereka ke dalamnya, mereka meminum dari telaganya, sedangkan dia sendiri mendapatkan jatah yang paling besar dan azab yang paling berat. (Ibnu Juzay, 2/440).
Pertanyaan: Mengapa pada Hari Kiamat Fir'aun memimpin kaumnya?
وَمَا ظَلَمۡنَٰهُمۡ وَلَٰكِن ظَلَمُوٓاْ أَنفُسَهُمۡۖ
Mereka menzhalimi diri mereka sendiri dengan kekufuran dan kemaksiatan. (Al-Baghawi, 2/423).
Pertanyaan: Bagaimana seorang hamba menzhalimi dirinya sendiri?
فَمَآ أَغۡنَتۡ عَنۡهُمۡ ءَالِهَتُهُمُ ٱلَّتِي يَدۡعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ مِن شَيۡءٖ لَّمَّا جَآءَ أَمۡرُ رَبِّكَۖ
Demikianlah keadaan siapa yang berlindung kepada selain Allah saat azab turun, semuanya tidak berguna apa pun baginya. (As-Sa'di, 389).
Pertanyaan: Bagaimana keadaan orang yang berlindung kepada selain Allah?
وَكَذَٰلِكَ أَخۡذُ رَبِّكَ إِذَآ أَخَذَ ٱلۡقُرَىٰ وَهِيَ ظَٰلِمَةٌۚ إِنَّ أَخۡذَهُۥٓ أَلِيمٞ شَدِيدٌ ١٠٢
Seorang pendusta lagi pendosa, bila mendapatkan kekuasaan, maka kekuasaannya pasti akan segera binasa, selanjutnya yang tertinggal adalah celaan dan lisan yang buruk yang tertuju kepadanya, ia berkuasa dengan cepat dan lenyap juga dengan cepat. (Ibnu Taimiyah, 3/557).
Pertanyaan: Bagaimana Allah menghukum negeri-negeri yang zhalim? Jelaskan melalui ayat!
فَأَمَّا ٱلَّذِينَ شَقُواْ فَفِي ٱلنَّارِ لَهُمۡ فِيهَا زَفِيرٞ وَشَهِيقٌ ١٠٦
Ayat ini menyebutkan secara khusus ahli neraka yang menarik nafas dan melepaskannya dengan merintih, agar manusia menjauhi sebab-sebab masuk neraka, karena dua keadaan ini sangat mengerikan bagi ahli neraka dan lebih menakutkan dibanding rasa sakit. (Ibnu Asyur, 12/165).
Pertanyaan: Mengapa ayat ini menyebutkan menarik nafas dan melepaskannya dengan merintih dari ahli neraka secara khusus?
فَأَمَّا ٱلَّذِينَ شَقُواْ فَفِي ٱلنَّارِ لَهُمۡ فِيهَا زَفِيرٞ وَشَهِيقٌ ١٠٦
Az-zafir di dalam tenggorokan dan asy-syahiq di dalam dada. Melepaskan nafas adalah zafir dan menariknya adalah syahiq, karena mereka dibekap oleh azab, na'udzu billahi min dzalik. (Ibnu Katsir, 2/441).
Pertanyaan: Apa maksud dijelaskannya keadaan ahli Neraka Jahanam bahwa mereka mempunyai zafir dan syahiq?