Quran
ﮗ
ﱄ
ﭜ ﭝ ﭞ ﭟ ﭠ ﭡ ﭢ ﭣ ﭤ
٣٨ ٣٨ ﭦ ﭧ ﭨ ﭩ ﭪ ﭫ ﭬ ﭭ ﭮ
ﭯ ٣٩ ٣٩ ﭱ ﭲ ﭳ ﭴ ﭵ ﭶ ﭷ ﭸ ﭹ
ﭺ ﭻ ﭼ ﭽ ﭾ ﭿ ﮀ ﮁ ﮂ ﮃ
ﮄ ﮅ ﮆ ﮇ ﮈ ﮉ ﮊ ﮋ ٤٠ ٤٠ ﮍ ﮎ ﮏ
ﮐ ﮑ ﮒ ﮓ ﮔ ﮕ ﮖ ﮗ ﮘ ﮙ
٤١ ٤١ ﮛ ﮜ ﮝ ﮞ ﮟ ﮠ ﮡ ﮢ ﮣ
ﮤ ﮥ ﮦ ﮧ ﮨ ﮩ ﮪ ﮫ ﮬ ﮭ ٤٢ ٤٢
ﮯ ﮰ ﮱ ﯓ ﯔ ﯕ ﯖ ﯗ ﯘ ﯙ ﯚ ﯛ
ﯜ ﯝ ﯞ ﯟ ﯠ ﯡ ﯢ ﯣ ﯤ ﯥ ﯦ ﯧ
ﯨ ٤٣ ٤٣ ﯪ ﯫ ﯬ ﯭ ﯮ ﯯ
ﯰ ﯱ ﯲ ﯳ ﯴ ﯵ ﯶ ﯷ ﯸ
ﯹ ﯺ ﯻ ٤٤ ٤٤ ﯽ ﯾ ﯿ ﰀ ﰁ ﰂ ﰃ
ﰄ ﰅ ﰆ ﰇ ﰈ ﰉ ﰊ ﰋ ٤٥ ٤٥
وَيَصۡنَعُ ٱلۡفُلۡكَ وَكُلَّمَا مَرَّ عَلَيۡهِ مَلَأٞ مِّن قَوۡمِهِۦ سَخِرُواْ مِنۡهُۚ قَالَ إِن تَسۡخَرُواْ مِنَّا فَإِنَّا نَسۡخَرُ مِنكُمۡ كَمَا تَسۡخَرُونَ ٣٨
Kaum Nabi Nuh melewatinya saat dia bekerja (membuat perahu) dan mengejeknya. Mereka berkata, “Wahai Nuh, kamu sekarang menjadi tukang kayu sesudah kamu menjadi nabi?” (Al-Baghawi, 2/399).
Pertanyaan: Kedudukan mulia orang-orang shalih tidak menghalangi orang-orang bodoh untuk mengejek mereka. Jelaskan hal itu!
قُلۡنَا ٱحۡمِلۡ فِيهَا مِن كُلّٖ زَوۡجَيۡنِ ٱثۡنَيۡنِ
Yakni, yang jantan dan betina dari setiap jenis makhluk, agar menjadi cikal bakal kelangsungannya di masa mendatang. (As-Sa'di, 382).
Pertanyaan: Mengapa Allah memerintahkan Nuh agar mengangkut jantan dan betina dari setiap jenis makhluk?
وَمَآ ءَامَنَ مَعَهُۥٓ إِلَّا قَلِيلٞ ٤٠
Kalimat, “Ternyata orang-orang beriman yang bersama dengan Nuh hanya sedikit” adalah kalimat sisipan untuk melengkapi faidah dari kisah tentang minimnya orang-orang shalih. (Ibnu Asyur, 12/73).
Pertanyaan: Biasanya orang-orang shalih di suatu kaum tidak banyak, tetapkanlah dalil yang menunjukkan demikian!
وَقَالَ ٱرۡكَبُواْ فِيهَا بِسۡمِ ٱللَّهِ مَجۡرٜىٰهَا وَمُرۡسَىٰهَآۚ إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٞ رَّحِيمٞ ٤١
Ayat ini merupakan dalil disyariatkannya mengucapkan bismilah pada setiap awal perbuatan. (Al-Qurthubi, 11/121).
Pertanyaan: Apa faidah dari sisi amal dari ayat ini?
وَقَالَ ٱرۡكَبُواْ فِيهَا بِسۡمِ ٱللَّهِ مَجۡرٜىٰهَا وَمُرۡسَىٰهَآۚ إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٞ رَّحِيمٞ ٤١
Penetapan ampunan dan rahmat merupakan petunjuk bahwa Allah menjanjikan keselamatan kepada mereka dan keselamatan adalah bagian dari ampunan dan rahmatNya. (Ibnu Asyur, 12/74).
Pertanyaan: Apa faidah dari penetapan ampunan dan rahmat di dalam ayat yang mulia ini?
قَالَ سَـَٔاوِيٓ إِلَىٰ جَبَلٖ يَعۡصِمُنِي مِنَ ٱلۡمَآءِۚ قَالَ لَا عَاصِمَ ٱلۡيَوۡمَ مِنۡ أَمۡرِ ٱللَّهِ إِلَّا مَن رَّحِمَۚ
Gunung atau selainnya tidak bisa melindungi siapa pun, seandainya dia melakukan sebab paling kuat sekalipun, dia tetap tidak akan selamat kalau Allah tidak menyelamatkannya. (As-Sa'di, 382).
Pertanyaan: Saat kesulitan datang, apakah kita bergantung kepada sebab atau peletaknya, yaitu Allah?
وَنَادَىٰ نُوحٞ رَّبَّهُۥ فَقَالَ رَبِّ إِنَّ ٱبۡنِي مِنۡ أَهۡلِي وَإِنَّ وَعۡدَكَ ٱلۡحَقُّ وَأَنتَ أَحۡكَمُ ٱلۡحَٰكِمِينَ ٤٥ قَالَ يَٰنُوحُ إِنَّهُۥ لَيۡسَ مِنۡ أَهۡلِكَۖ إِنَّهُۥ عَمَلٌ غَيۡرُ صَٰلِحٖۖ
“Dan Nuh memohon kepada Tuhannya sambil berkata, 'Ya Tuhanku, sesungguhnya anakku adalah termasuk keluargaku',” dan Engkau telah menjanjikanku untuk menyelamatkan keluargaku dan janjiMu adalah benar yang tidak diselisihi, lalu bagaimana anakku tenggelam sedangkan “Engkau adalah Hakim yang paling adil.” Allah menjawab, ‘Wahai Nuh! Sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu.” Karena Aku hanya menjanjikanMu untuk menyelamatkan keluargamu yang beriman. Oleh karena itu Allah berfirman, “Dan (juga) keluargamu kecuali orang yang telah terkena ketetapan terdahulu.” Dan anak ini termasuk orang-orang yang sudah ditetapkan sebelumnya akan tenggelam karena kekafirannya dan penyelisihannya terhadap bapaknya, Nuh, Nabi Allah. (Ibnu Katsir, 2/429).
Pertanyaan: Islam dan Iman adalah syarat agar sebagian dari kerabat bisa menerima manfaat dari sebagian yang lain. Jelaskan hal ini!