Quran

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan

ﮎ

ﰹ

ﭑ ﭒ ﭓ ﭔ ﭕ ﭖ ﭗ ﭘ
ﭙ ﭚ ﭛ ﭜ ﭝ ﭞ ﭟ ٨٤ ٨٤

ﭡ ﭢ ﭣ ﭤ ﭥ ﭦ ﭧ
ﭨ ﭩ ﭪ ﭫ ﭬ ﭭ ﭮ
ﭯ ﭰ ﭱ ﭲ ﭳ ﭴ ﭵ
ﭶ ﭷ ﭸ ﭹ ﭺ ﭻ ﭼ ﭽ
ﭾ ﭿ ﮀ ﮁ ﮂ ﮃ ﮄ ﮅ ﮆ ﮇ
ﮈ ﮉ ﮊ ﮋ ﮌ ﮍ ﮎ ﮏ ﮐ ﮑ ﮒ
ﮓ ﮔ ﮕ ٨٥ ٨٥
ﮗ ﮘ ﮙ ﮚ
ﮛ ﮜ ﮝ ﮞ ﮟ ﮠ ﮡ ﮢ ﮣ ﮤ
٨٦ ٨٦
ﮦ ﮧ ﮨ ﮩ ﮪ ﮫ ﮬ
ﮭ ﮮ ﮯ ﮰ ﮱ ﯓ ﯔ ﯕ ﯖ
ﯗ ﯘ ﯙ ﯚ ﯛ ﯜ ﯝ ﯞ ﯟ
ﯠ ﯡ ﯢ ﯣ ﯤ ٨٧ ٨٧
ﯦ ﯧ
ﯨ ﯩ ﯪ ﯫ ﯬ ﯭ ﯮ ﯯ ﯰ ٨٨ ٨٨
13
Al-Baqarah Ayat 0 - 85

وَإِن يَأۡتُوكُمۡ أُسَٰرَىٰ تُفَٰدُوهُمۡ

Terdapat hadits-hadits dari Nabi bahwa beliau menebus tawanan dan memerintahkan untuk menebus tawanan, amal kaum Muslimin berjalan di atasnya, ijma’ pun terwujud di atas itu, wajib menebus tawanan kaum Muslimin dengan uang kas negara (Baitul Mal), bila tidak maka ia adalah kewajiban atas seluruh kaum Muslimin, bila sebagian dari mereka menunaikannya, maka gugurlah ia dari yang lain. (Al-Qurthubi, 2/242).
Pertanyaan: Apa kewajiban kita kepada tawanan kaum Muslimin di dunia ini?

Al-Baqarah Ayat 0 - 85

أَفَتُؤۡمِنُونَ بِبَعۡضِ ٱلۡكِتَٰبِ وَتَكۡفُرُونَ بِبَعۡضٖۚ

Ayat ini mengandung dalil paling besar bahwa iman mengharuskan menjalankan perintah-perintah Allah dan meninggalkan larangan-laranganNya dan bahwa amal termasuk ke dalam iman. (As-Sa'di, 58).
Pertanyaan: Bagaimana kamu memakai ayat ini untuk menyanggah pihak yang mengaku beriman namun tidak beramal?

Al-Baqarah Ayat 0 - 86

أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ ٱشۡتَرَوُاْ ٱلۡحَيَوٰةَ ٱلدُّنۡيَا بِٱلۡأٓخِرَةِۖ

Allah menjelaskan sebab yang membuat mereka kafir kepada sebagian al-Kitab dan beriman kepada sebagian lainnya. Allah berfirman,“Mereka itu adalah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat.” (As-Sa'di, 58).
Pertanyaan: Apa yang menjadikan manusia beriman kepada sebagian dari al-Qur`an dan kafir kepada sebagian yang lain?

Al-Baqarah Ayat 0 - 87

وَلَقَدۡ ءَاتَيۡنَا مُوسَى ٱلۡكِتَٰبَ وَقَفَّيۡنَا مِنۢ بَعۡدِهِۦ بِٱلرُّسُلِۖ وَءَاتَيۡنَا عِيسَى ٱبۡنَ مَرۡيَمَ ٱلۡبَيِّنَٰتِ وَأَيَّدۡنَٰهُ بِرُوحِ ٱلۡقُدُسِۗ

Dukungan Allah dengan Ruhul Qudus (Jibril) bagi siapa yang menolong para rasul berlaku umum bagi siapa pun yang menolong mereka atas siapa yang menyelisihi mereka dari kalangan orang-orang musyrik dan ahli kitab. (Ibnu Taimiyah, 1/268).
Pertanyaan: Siapa yang Allah dukung dengan Ruhul Qudus?

Al-Baqarah Ayat 0 - 87

أَفَكُلَّمَا جَآءَكُمۡ رَسُولُۢ بِمَا لَا تَهۡوَىٰٓ أَنفُسُكُمُ ٱسۡتَكۡبَرۡتُمۡ

Hawa (nafsu) disebut hawa karena ia يَهْوِي بِصَاحِبِهِ (menjerumuskan pemiliknya) ke dalam api neraka, karena itu biasanya ia tidak digunakan kecuali untuk sesuatu yang tidak benar dan sesuatu yang tidak baik. (Al-Qurthubi, 2/245).
Pertanyaan: Ke mana hawa nafsu menyeret pemiliknya?

Al-Baqarah Ayat 0 - 88

وَقَالُواْ قُلُوبُنَا غُلۡفُۢ بَل لَّعَنَهُمُ ٱللَّهُ بِكُفۡرِهِمۡ فَقَلِيلٗا مَّا يُؤۡمِنُونَ ٨٨

Hati kami tertutup oleh penutup permanen yang menghalangi masuknya apa yang kamu bawa. Ini memutus harapan Nabi kepada iman mereka dan memangkas asa beliau secara total, maka Allah menjauhkan mereka dari rahmatNya. (Al-Alusi, 1/318).
Pertanyaan: Apa maksud orang-orang Yahudi dengan ucapan mereka, “Hati kami tertutup.” Dan dengan apa mereka dihukum?

Al-Baqarah Ayat 0 - 88

وَقَالُواْ قُلُوبُنَا غُلۡفُۢ بَل لَّعَنَهُمُ ٱللَّهُ بِكُفۡرِهِمۡ فَقَلِيلٗا مَّا يُؤۡمِنُونَ ٨٨

Allah mengalihkan perkataan dengan ‘tetapi’, artinya perkaranya tidak sebagaimana yang mereka katakan bahwa pada hati mereka terdapat selaput yang menutupinya, tetapi karena Allah melaknat mereka, yakni Allah Maharaja yang Mahagung menghalangi mereka untuk menerima hal itu, karena mereka memang tidak layak mendapatkan kebahagiaan sesudah Allah menciptakan mereka di atas fitrah pertama yang lurus yang hati mereka tidak ada penutup padanya, karena laknat adalah menjauhkan dari sisi makna dan tempat. (Al-Biqa’i, 1/182).
Pertanyaan: Mengapa Allah  melaknat mereka dan menjauhkan mereka dari rahmatNya?