Quran

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan





ﭿ ١٧٦ ١٧٦
Surah Header

ﭦﭛﭣﭤ


١ ١





ﯿ ٢ ٢
106
Al-Ma'idah Ayat 0 - 176

يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمۡ أَن تَضِلُّواْۗ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمُۢ ١٧٦

Allah Maha mengetahui akibat dari perkara-perkara, kemaslahatan-kemaslahatannya, apa yang mengandung kebaikan bagi hamba-hambaNya, apa yang berhak untuk diperoleh masing-masing orang dari kerabatnya. (Ibnu Katsir, 1/566).
Pertanyaan: Mengapa Allah menutup ayat dengan "Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”?

Al-Ma'idah Ayat 0 - 1

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَوۡفُواْ بِٱلۡعُقُودِۚ

Surat al-Ma`idah adalah surat yang paling luas cakupannya terhadap cabang-cabang syariat, penghalalan dan pengharaman, perintah dan larangan. (Ibnu Taimiyah, 2/391).
Pertanyaan: Apa keistimewaan surat al-Ma`idah?

Al-Ma'idah Ayat 0 - 1

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَوۡفُواْ بِٱلۡعُقُودِۚ

Setelah Allah mengabarkan di akhir surat an-Nisa` bahwa orang-orang Yahudi dan Nasrani melanggar perjanjian yang Allah ambil atas mereka, selanjutnya Allah mengharamkan atas mereka apa-apa yang baik yang sebelumnya halal bagi mereka, maka sangat relevan bila Allah membuka surat ini dengan memerintahkan orang-orang Mukmin -yang peri-ngatanNya kepada mereka terhadap orang-orang Yahudi dan Nasrani itu keras- supaya mereka memenuhi perjanjian yang lebih banyak berpijak kepada hati. (Al-Biqa'i, 2/384).
Pertanyaan: Apa hubungan antara surat al-Ma`idah dengan surat an-Nisa`?

Al-Ma'idah Ayat 0 - 1

إِنَّ ٱللَّهَ يَحۡكُمُ مَا يُرِيدُ ١

Yakni dalam menetapkan halal, haram dan lainnya. Bila kalian memahami hikmah Allah dalam hukum tersebut, maka alhamdulillah, bila tidak maka serahkannya ia kepada Allah dan memohonlah kepadaNya agar Dia memahamkanmu hikmahNya. (Al-Biqa'i, 2/387).
Pertanyaan: Apakah dalam melaksanakan perintah Allah kita harus me-mahami hikmahNya? Jelaskan!

Al-Ma'idah Ayat 0 - 2

وَلَا يَجۡرِمَنَّكُمۡ شَنَـَٔانُ قَوۡمٍ أَن صَدُّوكُمۡ عَنِ ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡحَرَامِ أَن تَعۡتَدُواْۘ

Permusuhan kalian terhadap suatu kaum janganlah sampai mengajak kalian melakukan pelanggaran terhadap mereka hanya karena mereka menghalang-halangi kalian dari Masjidil Haram. Ayat ini turun pada tahun Fathu Makkah saat kaum Muslimin mengalahkan penduduknya, maka mereka bermaksud menghabisi mereka, karena mereka sebelumnya telah menghalang-halangi kaum Muslim dari Masjidil Haram pada tahun Hudaibiyah, maka Allah melarang mereka bertindak demikian. (Ibnu Juzay, 1/223).
Pertanyaan: Ayat ini memuat pentingnya berbuat adil. Jelaskan!

Al-Ma'idah Ayat 0 - 2

وَتَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡبِرِّ وَٱلتَّقۡوَىٰۖ

Al-Mawardi berkata, “Allah mengajak kepada saling tolong menolong dalam kebaikan dan menyandingkannya dengan ketakwaan kepadaNya, karena takwa mengandung ridha Allah dan kebaikan mengundang ridha manusia. Barangsiapa menyatukan ridha Allah dan ridha manusia, maka kebahagiaannya terwujud dan kenikmatannya sempurna.” (Al-Qurthubi, 7/269).
Pertanyaan: Bagaimana kebahagiaan seorang hamba menjadi sempurna? Jelaskan hal itu melalui ayat!

Al-Ma'idah Ayat 0 - 2

وَتَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡبِرِّ وَٱلتَّقۡوَىٰۖ وَلَا تَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡإِثۡمِ وَٱلۡعُدۡوَٰنِۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلۡعِقَابِ ٢

“Dan tolong-menolonglah kalian dalam (mengerjakan) kebajikan dan tak-wa” merupakan pesan yang bersifat umum. Perbedaan antara kebaikan dan ketakwaan adalah bahwa yang pertama bersifat umum untuk pelaksanaan terhadap apa yang wajib, apa yang sunnah dan meninggalkan apa yang haram, bahkan segala apa yang mendekatkan kepada Allah, sedangkan ketakwaan adalah untuk melaksanakan kewajiban dan meninggalkan yang diharamkan tanpa mencakup hal-hal sunnah. Jadi kebaikan itu lebih umum dibandingkan ketakwaan. (Ibnu Juzay, 1/223).
Pertanyaan: Apa beda antara kebaikan dan ketakwaan?