Quran

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan


٢٢ ٢٢



ﭿ
٢٣ ٢٣


٢٤ ٢٤

٢٥ ٢٥

٢٦ ٢٦

٢٧ ٢٧

٢٨ ٢٨


ﯿ ٢٩ ٢٩

٣٠ ٣٠
٣١ ٣١
461
Az-Zumar Ayat 0 - 22

أَفَمَن شَرَحَ ٱللَّهُ صَدۡرَهُۥ لِلۡإِسۡلَٰمِ فَهُوَ عَلَىٰ نُورٖ مِّن رَّبِّهِۦۚ

Dipilihnya kata dibukakan untuk menunjukkan diterimanya Islam, karena ajaran-ajaran Islam, akhlak-akhlak dan adab-adabnya membuat seorang Muslim berbahagia karena keadaannya dan membuatnya senang dengan keridhaan Tuhannya serta merasa ringan saat ditimpa musibah atau ujian. Karena dia yakin bahwa dia di atas kebenaran, mendapatkan pahala atas musibah yang menimpanya, dia berharap rahmat Allah di dunia dan di akhirat, karena hatinya tidak disusupi oleh keraguan dan kebimbangan. (Ibnu Asyur, 23/380).
Pertanyaan: Jelaskan hubungan antara kata lapangkan dengan diterimanya Islam!

Az-Zumar Ayat 0 - 22

فَوَيۡلٞ لِّلۡقَٰسِيَةِ قُلُوبُهُم مِّن ذِكۡرِ ٱللَّهِۚ أُوْلَٰٓئِكَ فِي ضَلَٰلٖ مُّبِينٍ ٢٢

Malik bin Dinar berkata, “Tidaklah seorang hamba itu dihukum dengan hukuman yang lebih berat daripada kerasnya hati, dan tidaklah Allah murka terhadap suatu kaum kecuali Allah mencabut rahmat dari mereka.” (Al-Baghawi, 4/12).
Pertanyaan: Apa hukuman paling berat atas seorang hamba?

Az-Zumar Ayat 0 - 23

ٱللَّهُ نَزَّلَ أَحۡسَنَ ٱلۡحَدِيثِ

Al-Qur`an adalah perkataan yang paling bagus, artinya al-Qur`an adalah kabar paling utama, karena ia mengandung makna-makna yang bermanfaat dan menggabungkan dasar-dasar keimanan, tasyri’, penetapan dalil, pemberitahuan tentang keagungan alam semesta dan makhluk, keajaiban penciptaan manusia, akal, adab, ajakan kepada akal untuk melihat dan berdalil dengan benar, di samping kefasihan lafazhnya dan balaghah (retorika) maknanya yang mencapai batas mukjizat. (Ibnu Asyur, 23/385).
Pertanyaan: Secara ringkas, sebutkan apa alasan al-Qur`an disebut sebagai perkataan yang paling bagus!

Az-Zumar Ayat 0 - 23

ٱللَّهُ نَزَّلَ أَحۡسَنَ ٱلۡحَدِيثِ كِتَٰبٗا مُّتَشَٰبِهٗا مَّثَانِيَ

Di dalamnya diulang-ulang kisah-kisah, hukum-hukum, janji pahala, ancaman siksa, sifat orang-orang baik dan sifat orang-orang jahat, nama-nama dan sifat-sifat Allah. Bahwa makna-makna itu bagi hati bagaikan air untuk menyiram tanaman. Bila tanaman jarang disirami, maka ia tidak tumbuh subur, bahkan bisa mati. Sebaliknya apabila ia sering disiram maka ia tumbuh bagus dan mengeluarkan buah-buahan yang bermanfaat. Demikian juga hati, ia senantiasa memerlukan siraman Firman Allah atasnya berulang-ulang. Demikianlah, orang yang membaca al-Qur`an sepatutnya merenungkan makna-maknanya, hendaknya dia tidak meninggalkan tadabur di setiap titiknya, karena dengan itu dia akan mendapatkan kebaikan yang banyak dan manfaat yang mengalir. (As-Sa’di, 723).
Pertanyaan: Sebagian makna terulang berkali-kali di dalam al-Qur`an, apa hikmah dari pengulangan tersebut?

Az-Zumar Ayat 0 - 23

تَقۡشَعِرُّ مِنۡهُ جُلُودُ ٱلَّذِينَ يَخۡشَوۡنَ رَبَّهُمۡ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمۡ وَقُلُوبُهُمۡ إِلَىٰ ذِكۡرِ ٱللَّهِۚ ذَٰلِكَ هُدَى ٱللَّهِ يَهۡدِي بِهِۦ مَن يَشَآءُۚ وَمَن يُضۡلِلِ ٱللَّهُ فَمَا لَهُۥ مِنۡ هَادٍ ٢٣

Apabila ada yang berkata, mengapa Allah menyebutkan kulit sendiri kemudian menyebutkan hati bersamanya? Kami jawab, karena gemetar adalah sifat untuk kulit bukan selainnya. Lalu ketika Dia berfirman melunak, Dia menyebutkan kulit dan hati bersamaan, karena lunak adalah sifat untuk hati dan kulit. Maka gemetar dulu karena takut kemudian melunak karena berharap. (Ibnu Juzai, 2/268).
Pertanyaan: Mengapa Allah menyebutkan kulit sendiri kemudian menyebutkan hati bersamanya?

Az-Zumar Ayat 0 - 24

أَفَمَن يَتَّقِي بِوَجۡهِهِۦ سُوٓءَ ٱلۡعَذَابِ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِۚ

Azab yang besar datang kepadanya, lalu dia berlindung dengan wajahnya yang merupakan bagian dari tubuhnya yang paling mulia, padahal azab paling kecil pun akan berpengaruh kepada wajah. Dia berlindung dengan wajahnya, karena kedua tangan dan kedua kakinya terbelenggu. (As-Sa’di, 723).
Pertanyaan: Mengapa ahli neraka melindungi diri mereka dengan wajah mereka?

Az-Zumar Ayat 0 - 27

وَلَقَدۡ ضَرَبۡنَا لِلنَّاسِ فِي هَٰذَا ٱلۡقُرۡءَانِ مِن كُلِّ مَثَلٖ لَّعَلَّهُمۡ يَتَذَكَّرُونَ ٢٧

Allah menyebutkan perumpamaan al-Qur`an secara khusus di antara keutamaan-keutamaan al-Qur`an yang lainnya, agar mereka memusatkan tadabbur mereka kepada sisi agung kemukjizatannya, yaitu balaghah perumpamaannya, karena para ahli balaghah bersaing dalam membuat perumpamaan yang paling bagus. (Ibnu Asyur, 23/397).
Pertanyaan: Mengapa Allah menyebutkan perumpamaan al-Qur`an secara khusus?