Quran
ﮧ
ﱌ
ﭜ ﭝ ﭞ ﭟ ﭠ ﭡ ﭢ ﭣ ﭤ ﭥ ٦٤ ٦٤ ﭧ
ﭨ ﭩ ﭪ ﭫ ﭬ ﭭ ﭮ ﭯ ﭰ ﭱ ﭲ ﭳ
ﭴ ﭵ ٦٥ ٦٥ ﭷ ﭸ ﭹ ﭺ ﭻ ﭼ ﭽ ﭾ ﭿ
ﮀ ﮁ ﮂ ﮃ ﮄ ﮅ ﮆ ٦٦ ٦٦ ﮈ ﮉ ﮊ ﮋ
ﮌ ﮍ ﮎ ﮏ ﮐ ٦٧ ٦٧ ﮒ ﮓ ﮔ
ﮕ ﮖ ﮗ ﮘ ﮙ ﮚ ﮛ ﮜ ﮝ ٦٨ ٦٨
ﮟ ﮠ ﮡ ﮢ ﮣ ﮤ ﮥ ﮦ ﮧ
٦٩ ٦٩ ﮩ ﮪ ﮫ ﮬ ﮭ ﮮ ﮯ ﮰ ﮱ ٧٠ ٧٠
ﯔ ﯕ ﯖ ﯗ ﯘ ﯙ ﯚ ٧١ ٧١ ﯜ ﯝ
ﯞ ﯟ ﯠ ﯡ ﯢ ﯣ ﯤ ٧٢ ٧٢ ﯦ ﯧ
ﯨ ﯩ ﯪ ﯫ ﯬ ﯭ ﯮ ﯯ ٧٣ ٧٣ ﯱ
ﯲ ﯳ ﯴ ﯵ ﯶ ﯷ ﯸ ٧٤ ٧٤ ﯺ ﯻ ﯼ
ﯽ ﯾ ﯿ ﰀ ﰁ ﰂ ﰃ ٧٥ ٧٥ ﰅ ﰆ ﰇ
ﰈ ﰉ ﰊ ﰋ ﰌ ﰍ ﰎ ﰏ ﰐ ٧٦ ٧٦
قُل لَّا يَعۡلَمُ مَن فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ ٱلۡغَيۡبَ إِلَّا ٱللَّهُۚ وَمَا يَشۡعُرُونَ أَيَّانَ يُبۡعَثُونَ ٦٥
Sesudah ayat-ayat di atas membatalkan ketuhanan sesembahan-sesembahan kaum musyrikin dengan dalil-dalil yang nyata, maka akidah syirik tercerabut dari akarnya, maka ayat ini hadir untuk membatalkan salah satu bentuk syirik, yaitu mengaku mengetahui ilmu ghaib melalui perdukunan dan kabar dari jin. (Ibnu Asyur, 20/19).
Pertanyaan: Ayat membatalkan salah satu bentuk syirik. Apa itu?
بَلِ ٱدَّٰرَكَ عِلۡمُهُمۡ فِي ٱلۡأٓخِرَةِۚ بَلۡ هُمۡ فِي شَكّٖ مِّنۡهَاۖ بَلۡ هُم مِّنۡهَا عَمُونَ ٦٦
Sesudah Allah mengabarkan keadaan orang-orang yang mendustakan, Allah mengabarkan bahwa mereka tidak mengetahui kapan saat akhirat tiba. Kemudian Allah menga-barkan tentang lemahnya ilmu mereka tentangnya. Kemudian mengabarkan bahwa mereka meragukan. Kemudian mengabarkan tentang mereka bahwa mereka buta. Kemudian mengabarkan bahwa mereka mengingkarinya, menganggapnya tidak mungkin terjadi, yakni karena keadaan-keadaan ini melayanglah rasa takut kepada akhirat dari hati mereka, maka mereka melakukan kemaksiatan-kemaksiatan kepada Allah, mudah bagi mereka mendustakan kebenaran dan membenarkan kebatilan, mereka memper-turutkan nafsu syahwat sehingga lalai dari ibadah, maka mereka merugi dunia dan akhirat. (As-Sa'di, 609).
Pertanyaan: Mengapa orang-orang kafir berani melakukan berbagai macam kemaksiatan?
قُلۡ سِيرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ فَٱنظُرُواْ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلۡمُجۡرِمِينَ ٦٩
Kemudian Allah menasihati mereka dengan kehidupan umat-umat yang mendustakan, Allah memerintahkan NabiNya agar berjalan dan melihat kehidupan orang-orang yang mendustakan seraya mewaspadai agar tidak tertimpa apa yang menimpa mereka. (Ibnu Athiyyah, 4/269).
Pertanyaan: Apa faidah mengetahui sejarah para penjahat dan perjalanan hidup mereka?
وَلَا تَحۡزَنۡ عَلَيۡهِمۡ وَلَا تَكُن فِي ضَيۡقٖ مِّمَّا يَمۡكُرُونَ ٧٠
Nabi adalah orang yang sangat pengasih dan penyayang kepada umat, manakala orang-orang yang mendustakan diperingatkan dengan keras, rasa belas kasih beliau tergugah, maka Allah meneguhkan hati beliau dengan melarang beliau untuk bersedih atas mereka apabila mereka ditimpa apa yang telah diperingatkan atas mereka. (Ibnu Asyur, 20/26).
Pertanyaan: Bagaimana ayat ini menunjukkan kasih sayang Nabi?
قُلۡ عَسَىٰٓ أَن يَكُونَ رَدِفَ لَكُم بَعۡضُ ٱلَّذِي تَسۡتَعۡجِلُونَ ٧٢ وَإِنَّ رَبَّكَ لَذُو فَضۡلٍ عَلَى ٱلنَّاسِ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَهُمۡ لَا يَشۡكُرُونَ ٧٣
Ini adalah kabar yang khusus dengan Nabi untuk menunjukkan bahwa ditundanya ancaman adalah salah satu bentuk rahmat Allah, karena masa penundaan adalah masa penangguhan, mereka di dalam kenikmatan di dalam masanya. (Ibnu Asyur, 2/28).
Pertanyaan: Ditundanya azab adalah salah satu bentuk rahmat Allah. Jelaskan hal itu!
وَإِنَّ رَبَّكَ لَيَعۡلَمُ مَا تُكِنُّ صُدُورُهُمۡ وَمَا يُعۡلِنُونَ ٧٤
Ayat ini mengisyaratkan bahwa mereka memiliki keburukan-keburukan selain apa yang telah disebutkan dari mereka. Didahulukannya apa yang tersimpan agar terlihat maksud dari kesamaan antara yang samar dengan yang jelas dalam ilmu Allah, karena apa yang tersimpan di dalam dada adalah pemicu dari apa yang nampak pada anggota tubuh. (Al-Alusi, 10/228).
Pertanyaan: Apa faidah didahulukannya apa yang tersimpan di dalam dada mereka atas apa yang mereka tampakkan dan bagaimana kamu menjadikan ayat ini sebagai dalil atas pentingnya amal hati?
إِنَّ هَٰذَا ٱلۡقُرۡءَانَ يَقُصُّ عَلَىٰ بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ أَكۡثَرَ ٱلَّذِي هُمۡ فِيهِ يَخۡتَلِفُونَ ٧٦
Makna ayat ini, sesungguhnya al-Qur`an menjelaskan apa yang mereka berselisih padanya seandainya mereka mengambilnya. (Al-Qurthubi, 16/204).
Pertanyaan: Bila kita berselisih dalam satu perkara, maka di mana kita menemukan jalan keluar daripadanya?