Quran

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan

١٠٥ ١٠٥
١٠٦ ١٠٦


١٠٧ ١٠٧

ﭿ ١٠٨ ١٠٨

١٠٩ ١٠٩


١١٠ ١١٠

١١١ ١١١
Surah Header

ﭦﭛﭣﭤ

١ ١

٢ ٢

٣ ٣
ﯿ ٤ ٤
293
Al-Isra Ayat 0 - 106

وَقُرۡءَانٗا فَرَقۡنَٰهُ لِتَقۡرَأَهُۥ عَلَى ٱلنَّاسِ عَلَىٰ مُكۡثٖ

Yakni, agar manusia merenungkan makna-maknanya dan memetik ilmu-ilmu yang terkandung di dalamnya. (As-Sa'di, 468).
Pertanyaan: Apa cara yang paling baik dalam membaca al-Qur`an dan hendak ingin mentadaburinya?

Al-Isra Ayat 0 - 107

قُلۡ ءَامِنُواْ بِهِۦٓ أَوۡ لَا تُؤۡمِنُوٓاْۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡعِلۡمَ مِن قَبۡلِهِۦٓ إِذَا يُتۡلَىٰ عَلَيۡهِمۡ يَخِرُّونَۤ لِلۡأَذۡقَانِۤ سُجَّدٗاۤ ١٠٧

“Katakanlah (Muhammad), ‘Berimanlah kalian kepadanya (al-Qur`an) atau tidak usah beriman (sama saja bagi Allah)'.” Ini adalah perintah merendahkan mereka dan tidak menghiraukan mereka. Seolah-olah ayat berkata, Sama saja untuk kalian; kalian beriman atau tidak beriman, karena kalian bukan hujjah, akan tetapi hujjah adalah ahli ilmu sebelumnya, mereka adalah orang-orang yang beriman dari kalangan ahlul kitab. “Sesungguhnya orang yang telah diberi pengetahuan sebelumnya,” yakni, orang-orang Mukmin dari kalangan ahlul kitab. Ada yang berkata, "Yaitu orang-orang yang beragama dengan agama Nabi Ibrahim sebelum Nabi Muhammad diutus." (Ibnu Juzay, 1/499).
Pertanyaan: Ayat ini meninggikan derajat ilmu. Jelaskan hal itu!

Al-Isra Ayat 0 - 109

إِنَّ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡعِلۡمَ مِن قَبۡلِهِۦٓ إِذَا يُتۡلَىٰ عَلَيۡهِمۡ يَخِرُّونَۤ لِلۡأَذۡقَانِۤ سُجَّدٗاۤ ١٠٧ وَيَقُولُونَ سُبۡحَٰنَ رَبِّنَآ إِن كَانَ وَعۡدُ رَبِّنَا لَمَفۡعُولٗا ١٠٨ وَيَخِرُّونَ لِلۡأَذۡقَانِ يَبۡكُونَ وَيَزِيدُهُمۡ خُشُوعٗا۩ ١٠٩

“Mereka menyungkurkan wajah sambil menangis dan mereka bertambah khusyu’.” Ini adalah pujian dan sanjungan mendalam untuk mereka. Dan siapa pun yang terjun dalam ilmu dan mendapatkan sebagian darinya layak baginya untuk menggapai derajat ini, sehingga hatinya menjadi khusyu’ manakala mendengar al-Qur`an, tawadhu dan merendahkan diri. Dalam Mus-nad ad-Darimi, dari Abu Muhammad at-Taimi, dia berkata, “Barang-siapa diberi ilmu yang tidak membuatnya menangis, maka dia tidak layak mendapatkan ilmu, karena Allah menyifati ulama dengan…" Kemudian dia membaca ayat ini. (Al-Qurthubi, 13/189).
Pertanyaan: Jelaskan apa yang patut bagi ahli ilmu tatkala mendengar al-Qur`an!

Al-Isra Ayat 0 - 109

وَيَخِرُّونَ لِلۡأَذۡقَانِ يَبۡكُونَ وَيَزِيدُهُمۡ خُشُوعٗا۩ ١٠٩

Sujud di atas dagu (wajah) adalah ibadah yang dimaksud, yang dicintai oleh Allah. Maksudnya bukan menempelkan dagu di atas tanah sebagaimana kening, akan tetapi maksudnya adalah bagian badan yang pertama saat rukuk dan yang terakhir sujud. (Ibnu Taimiyah, 4/249).
Pertanyaan: Apa bentuk turun sujud di atas dagu yang Allah cintai?

Al-Kahf Ayat 0 - 1

ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِيٓ أَنزَلَ عَلَىٰ عَبۡدِهِ ٱلۡكِتَٰبَ

Allah memuji DiriNya. Ini mengandung petunjuk kepada para hamba agar memujiNya karena mengutus Rasul kepada mereka dan penurunan kitab kepada mereka. (As-Sa'di, 469).
Pertanyaan: Allah memuji DiriNya; apa faidah amaliah yang dipetik oleh seorang Muslim darinya?

Al-Kahf Ayat 0 - 1

ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِيٓ أَنزَلَ عَلَىٰ عَبۡدِهِ ٱلۡكِتَٰبَ وَلَمۡ يَجۡعَل لَّهُۥ عِوَجَاۜ ١

Allah menyebutkan RasulNya secara khusus, karena diturunkannya al-Qur`an adalah nikmat Allah kepada beliau secara khusus dan kepada manusia secara umum. (Al-Baghawi, 3/5).
Pertanyaan: Mengapa Allah menyebutkan RasulNya secara khusus?

Al-Kahf Ayat 0 - 3

قَيِّمٗا لِّيُنذِرَ بَأۡسٗا شَدِيدٗا مِّن لَّدُنۡهُ وَيُبَشِّرَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ ٱلَّذِينَ يَعۡمَلُونَ ٱلصَّٰلِحَٰتِ أَنَّ لَهُمۡ أَجۡرًا حَسَنٗا ٢ مَّٰكِثِينَ فِيهِ أَبَدٗا ٣

Al-Qur`an ini berisi semua amal shalih yang menyampaikan kepada tujuan yang membuat jiwa berbahagia dan ruh bersuka cita. (As-Sa'di, 470).
Pertanyaan: Apa sumber kebahagiaan bagi seorang Mukmin?