Quran

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan




٣١ ٣١

ﭿ
٣٢ ٣٢


٣٣ ٣٣

٣٤ ٣٤

٣٥ ٣٥



٣٦ ٣٦

ﯿ
٣٧ ٣٧
239
Yusuf Ayat 0 - 33

وَلَقَدۡ رَٰوَدتُّهُۥ عَن نَّفۡسِهِۦ فَٱسۡتَعۡصَمَۖ وَلَئِن لَّمۡ يَفۡعَلۡ مَآ ءَامُرُهُۥ لَيُسۡجَنَنَّ وَلَيَكُونٗا مِّنَ ٱلصَّٰغِرِينَ ٣٢ قَالَ رَبِّ ٱلسِّجۡنُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا يَدۡعُونَنِيٓ إِلَيۡهِۖ وَإِلَّا تَصۡرِفۡ عَنِّي كَيۡدَهُنَّ أَصۡبُ إِلَيۡهِنَّ وَأَكُن مِّنَ ٱلۡجَٰهِلِينَ ٣٣

"Tetapi dia menolak." Dia menjaga dirinya dengan menolak ajakannya. "Niscaya aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka)." Maksudnya aku cenderung. Perkataan Yusuf ini adalah wujud kerendahan hatinya kepada Allah. (Ibnu Juzay, 1/415).
Pertanyaan: Apa yang patut seorang hamba lakukan saat dia diterpa ujian atau fitnah?

Yusuf Ayat 0 - 33

قَالَ رَبِّ ٱلسِّجۡنُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا يَدۡعُونَنِيٓ إِلَيۡهِۖ

Yusuf memilih penjara dibandingkan melakukan kemaksiatan. Demikian yang harus dilakukan oleh seorang hamba bila dia diuji untuk memilih dua perkara; melakukan maksiat atau menerima hukuman dunia, hendaknya ia memilih yang kedua, karena pilihan pertama konsekuensinya adalah hukuman yang berat di dunia dan akhirat. Karena itu di antara bukti iman adalah kebencian seorang hamba dikembalikan kepada kekufuran sesudah Allah mengentaskannya darinya sebagaimana kebenciannya bila dicampakkan ke dalam api neraka. (As-Sa'di, 409).
Pertanyaan: Bila seorang hamba dituntut untuk memilih antara maksiat dengan hukum-n dunia, mana yang seharusnya dia pilih?

Yusuf Ayat 0 - 33

قَالَ رَبِّ ٱلسِّجۡنُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا يَدۡعُونَنِيٓ إِلَيۡهِۖ وَإِلَّا تَصۡرِفۡ عَنِّي كَيۡدَهُنَّ أَصۡبُ إِلَيۡهِنَّ وَأَكُن مِّنَ ٱلۡجَٰهِلِينَ ٣٣

Dalam ucapan Yusuf ini terdapat dua nasihat. Pertama, memilih ujian penjara daripada perbuatan dosa dan maksiat. Kedua, memohon kepada Allah agar meneguhkan dan menguatkan agamanya, mengarahkannya untuk selalu menaatiNya, karena bila hati tidak teguh, maka ia akan condong kepada orang-orang yang mengajak kepada dosa dan maksiat dan dia menjadi orang yang bodoh. Ini mengandung tawakal kepada Allah dan memohon pertolongan kepadaNya agar Allah meneguhkan hati di atas iman dan ketaatan. Ini juga mengandung sikap sabar dalam menghadapi ujian dan cobaan yang terjadi bila hati tetap teguh di atas iman dan ketaatan. (Ibnu Taimiyah, 4/39).
Pertanyaan: Ayat ini mengandung nasihat besar, sebutkan sebagian darinya!

Yusuf Ayat 0 - 35

ثُمَّ بَدَا لَهُم مِّنۢ بَعۡدِ مَا رَأَوُاْ ٱلۡأٓيَٰتِ لَيَسۡجُنُنَّهُۥ حَتَّىٰ حِينٖ ٣٥

Secara umum keadaan Yusuf adalah kelembutan di balik kekerasan, kenikmatan da-lam lipatan ujian dan hukuman, kemudahan di balik kesulitan, harapan di belakang keputusasaan, kebebabasan sesudah kesempatan itu berlalu, dia adalah pelaku takdir, kadang takdir menyeretnya kepada kondisi yang keras dan terkadang kepada kondisi yang lembut. Kekerasan dan ketegasan lebih baik akibatnya dan lebih minim resikonya. (Al-Biqa'i, 4/37).
Pertanyaan: Bagaimana seorang mukmin seharusnya memandang kepada takdir Allah yang menyakitkan?

Yusuf Ayat 0 - 36

إِنَّا نَرَىٰكَ مِنَ ٱلۡمُحۡسِنِينَ ٣٦

Bila ada penghuni penjara yang sakit, maka Yusuf membantunya, bila majlis penjara terasa sempit, maka dia melapangkannya, bila ada yang membutuhkan, dia berusaha memenuhinya, dia bersungguh-sungguh dalam beribadah, bangun malam untuk shalat. (Al-Baghawi, 2/461).
Pertanyaan: Sejauh mana kebaikan Yusuf hingga orang-orang datang kepadanya dan bertanya?

Yusuf Ayat 0 - 37

قَالَ لَا يَأۡتِيكُمَا طَعَامٞ تُرۡزَقَانِهِۦٓ إِلَّا نَبَّأۡتُكُمَا بِتَأۡوِيلِهِۦ قَبۡلَ أَن يَأۡتِيَكُمَاۚ ذَٰلِكُمَا مِمَّا عَلَّمَنِي رَبِّيٓۚ إِنِّي تَرَكۡتُ مِلَّةَ قَوۡمٖ لَّا يُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَهُم بِٱلۡأٓخِرَةِ هُمۡ كَٰفِرُونَ ٣٧

Termasuk kejelian Yusuf, dia melihat dua laki-laki ini mempunyai potensi untuk menerima dakwahnya, karena keduanya melihat Yusuf termasuk orang-orang yang berbuat baik, keduanya berkata kepada Yusuf, “Sesungguhnya kami memandangmu termasuk orang yang ber-buat baik.” Keduanya menemuinya untuk bertanya tentang makna mimpi mereka. Yusuf melihat dua orang ini menantikan tafsir mimpi dengan antusias, maka Yusuf melihat hal ini sebagai peluang yang tidak boleh disia-siakan, maka dia mengajak keduanya kepada Allah sebelum menafsirkan mimpi mereka. (As-Sa'di, 410).
Pertanyaan: Seorang da'i harus jeli melihat peluang dan kesempatan untuk berdakwah. Jelaskan hal ini dari ayat!

Yusuf Ayat 0 - 37

إِنِّي تَرَكۡتُ مِلَّةَ قَوۡمٖ لَّا يُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَهُم بِٱلۡأٓخِرَةِ هُمۡ كَٰفِرُونَ ٣٧

Sebagaimana seorang hamba harus beribadah kepada Allah saat dalam kemakmuran, dia juga harus tetap beribadah saat dalam kesusahan. Ketika masuk penjara, Yusuf tetap mengajak ke jalan Allah dan menyeru dua pemuda kepada Tauhid dan melarang keduanya dari syirik. (As-Sa'di, 410).
Pertanyaan: Apakah ibadah hanya sebatas dalam keadaan lapang dan bukan dalam keadaan susah?