Quran

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan


٧٣ ٧٣



ﭿ

٧٤ ٧٤


٧٥ ٧٥

٧٦ ٧٦

٧٧ ٧٧


٧٨ ٧٨


٧٩ ٧٩
199
At-Tawbah Ayat 0 - 73

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِيُّ جَٰهِدِ ٱلۡكُفَّارَ وَٱلۡمُنَٰفِقِينَ وَٱغۡلُظۡ عَلَيۡهِمۡۚ وَمَأۡوَىٰهُمۡ جَهَنَّمُۖ وَبِئۡسَ ٱلۡمَصِيرُ ٧٣

Jihad melawan orang-orang kafir adalah dengan pedang, sedangkan jihad melawan orang-orang munafik adalah dengan lisan selama mereka tidak menampakkan kekafiran mereka. (Ibnu Juzay, 1/364).
Pertanyaan: Dengan apa jihad melawan orang-orang kafir dan munafik?

At-Tawbah Ayat 0 - 73

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِيُّ جَٰهِدِ ٱلۡكُفَّارَ وَٱلۡمُنَٰفِقِينَ وَٱغۡلُظۡ عَلَيۡهِمۡۚ

Allah memerintahkan RasulNya agar berjihad melawan orang-orang kafir dan munafik dan bersikap keras terhadap mereka, sebagaimana (sebaliknya) Allah memerintahkan beliau agar bersikap lembut kepada orang-orang Mukmin yang mengikuti beliau. (Ibnu Katsir, 2/355).
Pertanyaan: Apa perbedaan antara muamalah seorang Muslim dengan sesama Muslim dengan muamalah seorang Muslim dengan orang kafir atau munafik?

At-Tawbah Ayat 0 - 73

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِيُّ جَٰهِدِ ٱلۡكُفَّارَ وَٱلۡمُنَٰفِقِينَ وَٱغۡلُظۡ عَلَيۡهِمۡۚ

Termasuk ke dalam jihad ini adalah jihad dengan tangan, jihad dengan hujjah dan lisan. Siapa yang tampil ke depan memerangi maka dilawan dengan tangan lisan dan pedang. Siapa yang tunduk kepada Islam melalui jaminan atau perjanjian, maka jihadnya adalah dengan lisan dan bukti argumentasi, kebaikan-kebaikan Islam dijelaskan kepadanya, ke-burukan-keburukan syirik dan kekafiran dijelaskan kepadanya. (As-Sa'di, 344).
Pertanyaan: Apa tingkatan jihad melawan orang-orang kafir dan munafik?

At-Tawbah Ayat 0 - 74

يَحۡلِفُونَ بِٱللَّهِ مَا قَالُواْ وَلَقَدۡ قَالُواْ كَلِمَةَ ٱلۡكُفۡرِ وَكَفَرُواْ بَعۡدَ إِسۡلَٰمِهِمۡ

Allah tidak berkata sesudah mereka beriman, karena mereka berkata dengan lisan mereka, "Kami beriman," sementara iman tidak masuk ke dalam hati mereka. (Ibnu Juzay, 1/364).
Pertanyaan: Mengapa ayat berkata, "Setelah Islam", bukan setelah iman?

At-Tawbah Ayat 0 - 77

وَمِنۡهُم مَّنۡ عَٰهَدَ ٱللَّهَ لَئِنۡ ءَاتَىٰنَا مِن فَضۡلِهِۦ لَنَصَّدَّقَنَّ وَلَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ ٧٥ فَلَمَّآ ءَاتَىٰهُم مِّن فَضۡلِهِۦ بَخِلُواْ بِهِۦ وَتَوَلَّواْ وَّهُم مُّعۡرِضُونَ ٧٦ فَأَعۡقَبَهُمۡ نِفَاقٗا فِي قُلُوبِهِمۡ إِلَىٰ يَوۡمِ يَلۡقَوۡنَهُۥ بِمَآ أَخۡلَفُواْ ٱللَّهَ مَا وَعَدُوهُ وَبِمَا كَانُواْ يَكۡذِبُونَ ٧٧

Hendaknya seorang Muslim menjauhi sifat yang buruk ini, dia berjanji kepada Tuhannya jika hajatnya ini dan ini terwujud, maka dia akan melakukan ini dan ini, kemudian tidak memenuhinya, karena bisa jadi Allah menghukumnya dengan kemunafikan, sebagaimana Allah menghukum mereka. (As-Sa'di, 345).
Pertanyaan: Jelaskan bahaya menyelisihi janji kepada Allah!

At-Tawbah Ayat 0 - 77

فَأَعۡقَبَهُمۡ نِفَاقٗا فِي قُلُوبِهِمۡ إِلَىٰ يَوۡمِ يَلۡقَوۡنَهُۥ بِمَآ أَخۡلَفُواْ ٱللَّهَ مَا وَعَدُوهُ وَبِمَا كَانُواْ يَكۡذِبُونَ ٧٧

Allah menyatakan pendustaan mereka dengan كَانُوْا يَكْذِبُوْنَ untuk menunjukkan bahwa sikap mendustakan berakar dan bersemayam pada diri mereka dan fi’il mudhari’ (kata kerja sekarang) menunjukkan pengulangan. (Ibnu Asyur, 10/273).
Pertanyaan: Allah menyatakan pendustaan orang-orang munafik dengan كَانُوْا يَكْذِبُوْنَ?

At-Tawbah Ayat 0 - 79

ٱلَّذِينَ يَلۡمِزُونَ ٱلۡمُطَّوِّعِينَ مِنَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ فِي ٱلصَّدَقَٰتِ وَٱلَّذِينَ لَا يَجِدُونَ إِلَّا جُهۡدَهُمۡ فَيَسۡخَرُونَ مِنۡهُمۡ سَخِرَ ٱللَّهُ مِنۡهُمۡ وَلَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمٌ ٧٩

Barangsiapa menaati Allah dan memberikan kebaikan, maka sepatutnya kita membantu dan menyemangatinya, sementara orang-orang munafik itu malah hendak mengendorkan melalui apa yang mereka perbuat, yaitu celaan kepada orang yang berbuat baik. (As-Sa'di, 346).
Pertanyaan: Apa yang wajib orang-orang Mukmin lakukan ketika mereka melihat seseorang melakukan satu kebaikan dan bagaimana ayat ini menunjukkan hal itu?