Quran

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan


٧١ ٧١


٧٢ ٧٢

ﭿ

٧٣ ٧٣

٧٤ ٧٤




٧٥ ٧٥

٧٦ ٧٦

ﯿ
٧٧ ٧٧
59
Al-Imran Ayat 0 - 71

يَٰٓأَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ لِمَ تَلۡبِسُونَ ٱلۡحَقَّ بِٱلۡبَٰطِلِ وَتَكۡتُمُونَ ٱلۡحَقَّ وَأَنتُمۡ تَعۡلَمُونَ ٧١

Jika para ulama ahli kitab mencampuradukkan yang haq dengan yang batil, mereka tidak memilah di antara keduanya, sebaliknya mereka membiarkan urusan tetap samar, mereka menyembunyikan yang haq yang wajib mereka perlihatkan, hal itu mengakibatkan tertutupinya yang haq dan nampaknya yang batil, maka orang-orang awam yang ingin mengetahui yang hak lalu mengamalkannya tidak bisa mengetahuinya. Yang wajib atas para ulama adalah menampakkan yang haq ke masyarakat, mengumumkannya, membedakan antara yang haq dengan yang batil. (As-Sa'di, 134-135).
Pertanyaan: Bila seorang ulama mencampuradukkan yang haq dengan yang batil dan menyembunyikan yang haq dari masyarakat, apa dampak buruknya?

Al-Imran Ayat 0 - 73

وَلَا تُؤۡمِنُوٓاْ إِلَّا لِمَن تَبِعَ دِينَكُمۡ قُلۡ إِنَّ ٱلۡهُدَىٰ هُدَى ٱللَّهِ أَن يُؤۡتَىٰٓ أَحَدٞ مِّثۡلَ مَآ أُوتِيتُمۡ أَوۡ يُحَآجُّوكُمۡ عِندَ رَبِّكُمۡۗ قُلۡ إِنَّ ٱلۡفَضۡلَ بِيَدِ ٱللَّهِ يُؤۡتِيهِ مَن يَشَآءُۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٞ ٧٣

“Dan janganlah kalian percaya kecuali kepada orang yang mengikuti agama kalian.” Maksud mereka adalah kaum Muslimin, mereka diberi kitab samawi seperti Taurat, diutus kepada mereka seorang nabi seperti Musa, dan mereka mendebat kalian dan mengalahkan hujjah kalian pada Hari Kiamat, [jangan percaya semua itu] karena ia hanya untuk para pengikut kalian. Intinya, orang-orang itu saling berpesan di antara mereka agar tidak menyampaikan dua perkara yang sudah dimaklumi ini agar kaum Muslimin tidak semakin kuat imannya dan agar orang-orang Arab yang musyrik tidak tertarik untuk masuk Islam. (Al-Alusi, 3/200).
Pertanyaan: Kecemburuan dan hasad bisa menghalangi seseorang mengikuti yang haq. Jelaskan hal ini dari ayat ini!

Al-Imran Ayat 0 - 75

وَمِنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ مَنۡ إِن تَأۡمَنۡهُ بِقِنطَارٖ يُؤَدِّهِۦٓ إِلَيۡكَ وَمِنۡهُم مَّنۡ إِن تَأۡمَنۡهُ بِدِينَارٖ لَّا يُؤَدِّهِۦٓ إِلَيۡكَ إِلَّا مَا دُمۡتَ عَلَيۡهِ قَآئِمٗاۗ

Ayat ini mengabarkan bahwa ahli kitab adalah dua golongan, dapat dipercaya dan pengkhianat. Disebutkannya qinthar adalah untuk contoh harta yang banyak, siapa yang menunaikannya, maka dia akan lebih menunaikan yang kurang darinya. (Ibnu Juzay, 1/150).
Pertanyaan: Jelaskan bagaimana al-Qur`an al-Karim bersikap obyektif terhadap orang-orang yang menyelisihinya dari para pemeluk agama lain!

Al-Imran Ayat 0 - 75

وَمِنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ مَنۡ إِن تَأۡمَنۡهُ بِقِنطَارٖ يُؤَدِّهِۦٓ إِلَيۡكَ وَمِنۡهُم مَّنۡ إِن تَأۡمَنۡهُ بِدِينَارٖ لَّا يُؤَدِّهِۦٓ إِلَيۡكَ إِلَّا مَا دُمۡتَ عَلَيۡهِ قَآئِمٗاۗ

Amanat mempunyai kedudukan yang besar dalam agama, di antara bukti keagungannya adalah bahwa amanat dan rahim berdiri di kedua sisi shirath, sebagaimana dalam Shahih Muslim, tidak ada yang melewati shirath kecuali siapa yang menjaga keduanya. (Al-Qurthubi, 5/178-179).
Pertanyaan: Jelaskan keagungan amanat dan bahaya khianat secara ringkas!

Al-Imran Ayat 0 - 75

ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ قَالُواْ لَيۡسَ عَلَيۡنَا فِي ٱلۡأُمِّيِّۧنَ سَبِيلٞ وَيَقُولُونَ عَلَى ٱللَّهِ ٱلۡكَذِبَ

Yakni, mereka tidak berdosa apabila tidak menunaikan harta orang-orang Arab, karena menurut pertimbangan mereka yang rusak dan pendapat mereka yang buruk, orang-orang Arab itu adalah rendah dan mereka adalah orang-orang mulia. Mereka merendahkan orang-orang Arab dan memuliakan diri mereka sedemikian rupa, maka mereka menghalalkan memakan harta orang-orang Arab dan tidak mengharamkannya. Mereka menyatukan dua perkara, memakan harta yang haram dan meyakini kehalalannya. Ini adalah dusta atas nama Allah. (As-Sa'di, 135).
Pertanyaan: Penguasaan orang-orang Yahudi terhadap mayoritas harta di dunia ini berpijak kepada kaidah rusak mereka. Jelaskan dari ayat ini!

Al-Imran Ayat 0 - 75

ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ قَالُواْ لَيۡسَ عَلَيۡنَا فِي ٱلۡأُمِّيِّۧنَ سَبِيلٞ وَيَقُولُونَ عَلَى ٱللَّهِ ٱلۡكَذِبَ وَهُمۡ يَعۡلَمُونَ ٧٥

Hal itu karena orang-orang Yahudi berkata, “Harta orang-orang Arab halal bagi kami, karena mereka tidak seagama dengan kami, tidak ada pengharamannya di dalam kitab kami.” Mereka membolehkan berbuat zhalim kepada siapa yang tidak seagama dengan mereka. (Al-Baghawi, 1/371).
Pertanyaan: Sampai batas apa kezhaliman dan sikap rasis orang-orang Yahudi?

Al-Imran Ayat 0 - 76

بَلَىٰۚ مَنۡ أَوۡفَىٰ بِعَهۡدِهِۦ وَٱتَّقَىٰ فَإِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلۡمُتَّقِينَ ٧٦

Memenuhi janji termasuk ketakwaan yang Allah cintai, termasuk perkara yang diperintahkan oleh agama, sesuatu yang wajib bisa diwajibkan oleh syariat dan bisa diwajibkan oleh syarat, semuanya wajib ditunaikan, itu sama dengan memenuhi janji kepada Allah dan manusia. (Ibnu Taimiyah, 2/85).
Pertanyaan: Apa keutamaan memenuhi janji yang tersebut di dalam ayat?