Quran

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan


٩١ ٩١

٩٢ ٩٢

٩٣ ٩٣


٩٤ ٩٤

ﭿ ٩٥ ٩٥

٩٦ ٩٦



٩٧ ٩٧

٩٨ ٩٨

٩٩ ٩٩

١٠٠ ١٠٠

١٠١ ١٠١
330
Al-Anbiya Ayat 0 - 91

وَٱلَّتِيٓ أَحۡصَنَتۡ فَرۡجَهَا فَنَفَخۡنَا فِيهَا مِن رُّوحِنَا وَجَعَلۡنَٰهَا وَٱبۡنَهَآ ءَايَةٗ لِّلۡعَٰلَمِينَ ٩١

Allah menyebutkan kisah Maryam dan putranya Isa bersanding dengan kisah Zakariya dan putranya Yahya. Allah menyebutkan terlebih dahulu kisah Zakariya kemudian kisah Maryam, karena keduanya saling berkaitan, kisah Zakariya adalah kelahiran anak dari bapak yang sudah lanjut usia dan ibu yang sama bahkan mandul yang tidak pernah melahirkan semasa mudanya, kemudian Allah menyebutkan kisah Maryam yang lebih ajaib, ia adalah kelahiran anak dari wanita tanpa disentuh oleh laki-laki, ini ada di surat Ali Imran, Maryam dan di sini. (Ibnu Katsir, 3/189).
Pertanyaan: Kisah Maryam dan Nabi Isa sering berkaitan dengan kisah Nabi Zakariya dan Nabi Yahya, mengapa?

Al-Anbiya Ayat 0 - 92

إِنَّ هَٰذِهِۦٓ أُمَّتُكُمۡ أُمَّةٗ وَٰحِدَةٗ وَأَنَا۠ رَبُّكُمۡ فَٱعۡبُدُونِ ٩٢

Para rasul tersebut adalah umat kalian, imam-imam kalian yang dengan mereka kalian meneladani, dengan petunjuk mereka kalian mencontoh, semuanya di atas agama yang satu, jalan yang sama, Tuhan yang Esa, karena itu, “Dan Aku adalah Tuhan kalian.” (As-Sa'di, 530).
Pertanyaan: Bagaimana semua rasul dan para pengikut mereka adalah umat yang satu?

Al-Anbiya Ayat 0 - 93

إِنَّ هَٰذِهِۦٓ أُمَّتُكُمۡ أُمَّةٗ وَٰحِدَةٗ وَأَنَا۠ رَبُّكُمۡ فَٱعۡبُدُونِ ٩٢ وَتَقَطَّعُوٓاْ أَمۡرَهُم بَيۡنَهُمۡۖ كُلٌّ إِلَيۡنَا رَٰجِعُونَ ٩٣

Ini adalah umat kalian umat yang satu selama kalian bersatu di atas Tauhid, bila kalian bercerai-berai dan kalian menyelisihi Tauhid, maka siapa yang menyelisihi agama yang haq bukan termasuk penganut agama yang benar. (Al-Qurthubi, 14/283).
Pertanyaan: Jelaskan kedudukan bersatu di atas kebenaran dan meninggalkan perpecahan!

Al-Anbiya Ayat 0 - 92

إِنَّ هَٰذِهِۦٓ أُمَّتُكُمۡ أُمَّةٗ وَٰحِدَةٗ وَأَنَا۠ رَبُّكُمۡ فَٱعۡبُدُونِ ٩٢

Makna umat yang satu adalah bahwa mereka mentauhidkan Allah , tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah. Ini adalah ke-adaan syariat-syariat Tauhid, berbeda dengan agama-agama syirik, ia terpecah-pecah menjadi banyak agama karena perbedaan sesembahan, setiap berhala mempunyai penyembah dan pemujanya, namun mereka semuanya terkumpul oleh satu sifat, yaitu syirik. (Ibnu Asyur, 17/141).
Pertanyaan: Tauhid menyatukan umat namun syirik memecahkannya. Jelaskan!

Al-Anbiya Ayat 0 - 97

وَٱقۡتَرَبَ ٱلۡوَعۡدُ ٱلۡحَقُّ فَإِذَا هِيَ شَٰخِصَةٌ أَبۡصَٰرُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ

Pada hari itu kamu melihat mata orang-orang kafir terbelalak karena ketakutan yang sangat, keadaan yang mengejutkan dan situasi yang menggoncang, karena mereka menyadari dosa-dosa dan kejahatan-ke-jahatan mereka, mereka menggumamkan ratapan kepedihan, penye-salan atas apa yang telah berlalu. (As-Sa'di, 531).
Pertanyaan: Mengapa pada Hari Kiamat mata orang-orang kafir terbelalak?

Al-Anbiya Ayat 0 - 98

إِنَّكُمۡ وَمَا تَعۡبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ حَصَبُ جَهَنَّمَ أَنتُمۡ لَهَا وَٰرِدُونَ ٩٨

Dikeluarkan darinya siapa yang disembah padahal dia membencinya, karena dia disembah dan ditaati dalam kemaksiatan kepada Allah , mereka adalah orang-orang yang telah mendapat ketetapan baik dari Allah, seperti al-Masih, al-Uzair dan lainnya, merekalah orang-orang yang dijauhkan. (Ibnu Taimiyah, 4/393).
Pertanyaan: Al-Masih, al-Husain, al-Jailani disembah selain Allah , apakah mereka masuk ke dalam ayat dan mengapa demikian?

Al-Anbiya Ayat 0 - 98

إِنَّكُمۡ وَمَا تَعۡبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ حَصَبُ جَهَنَّمَ أَنتُمۡ لَهَا وَٰرِدُونَ ٩٨

Hikmah dimasukkannya berhala ke dalam neraka, padahal ia adalah benda mati yang tidak berakal, tidak melakukan dosa, adalah untuk menjelaskan kepalsuan pihak yang menyembahnya, untuk menambah azab mereka. (As-Sa'di, 531).
Pertanyaan: Mengapa berhala dimasukkan ke dalam neraka?