Quran

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan

٢٩ ٢٩


٣٠ ٣٠

ﭿ



٣١ ٣١


٣٢ ٣٢


ﯿ
٣٣ ٣٣

٣٤ ٣٤
253
Ar-Ra'd Ayat 0 - 30

وَهُمۡ يَكۡفُرُونَ بِٱلرَّحۡمَٰنِۚ

Kata ar-Rahman mengandung isyarat melimpahnya kesantunanNya, panjangnya penangguhanNya dan menggambarkan buruknya keadaan mereka yang membalas kebaikanNya dengan keburukan, membalas nikmatNya dengan kekufuran dalam gambaran yang paling jelas, namun mereka mengklaim bahwa mereka adalah manusia yang paling mensyukuri kebaikan dan paling jauh dari kekufuran. (Al-Biqa'i, 4/151).
Pertanyaan: Disebutkannya ar-Rahman di antara Asma`ul Husna terdapat faidah yang tersembunyi. Apa itu?

Ar-Ra'd Ayat 0 - 30

قُلۡ هُوَ رَبِّي لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ عَلَيۡهِ تَوَكَّلۡتُ وَإِلَيۡهِ مَتَابِ ٣٠

Kembali kepada Allah berarti kembali kepadaNya dengan beribadah dan menaatiNya serta menaati RasulNya. Seorang hamba belum dianggap menaati Allah dan RasulNya, apalagi dianggap sebagai wali Allah yang khusus yang bertakwa kecuali dengan melakukan apa yang Allah  perintahkan dan meninggalkan apa yang Allah larang. (Ibnu Taimiyah, 4/93).
Pertanyaan: Apa makna kembali kepada Allah?

Ar-Ra'd Ayat 0 - 30

قُلۡ هُوَ رَبِّي لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ عَلَيۡهِ تَوَكَّلۡتُ وَإِلَيۡهِ مَتَابِ ٣٠

"Hanya kepadaNya aku bertaubat," yakni, kepadaNya aku bertaubat, sebagaimana Allah berfirman, “Dan memohon ampunlah atas dosa-dosamu.” [Muhammad: 19]. Nabi diperintahkan demikian karena keutamaan taubat dan kedudukannya di sisi Allah, bahwa ia adalah sifat nabi-nabi. (Al-Alusi, 13/193).
Pertanyaan: Ayat ini menjelaskan satu sifat dari sifat-sifat para nabi. Apa itu?

Ar-Ra'd Ayat 0 - 31

أَفَلَمۡ يَاْيۡـَٔسِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَن لَّوۡ يَشَآءُ ٱللَّهُ لَهَدَى ٱلنَّاسَ جَمِيعٗاۗ

Apakah orang-orang yang beriman itu tidak mengetahui bahwa seandainya Allah berkehendak niscaya Dia memberi hidayah kepada semua manusia tanpa mereka harus melihat ayat-ayat Allah? Ada yang berkata, kata الْإِيَاسُ bermakna yang sebenarnya (putus asa), yakni apakah orang-orang yang beriman belum berputus asa dari keimanan orang-orang kafir? Karena mereka mengetahui bahwa seandainya Allah hendak memberi mereka hidayah niscaya Allah memberi mereka hidayah, karena orang-orang beriman ingin agar Allah menurunkan ayat-ayatNya yang diusulkan oleh orang-orang kafir dengan harapan agar mereka akan beriman. (Asy-Syaukani, 3/101).
Pertanyaan: Tugas seorang da'i hanyalah menyampaikan dan membimbing, sedangkan hasilnya kembali kepada ilmu dan hikmah Allah. Jelaskan hal itu melalui ayat ini!

Ar-Ra'd Ayat 0 - 32

وَلَقَدِ ٱسۡتُهۡزِئَ بِرُسُلٖ مِّن قَبۡلِكَ فَأَمۡلَيۡتُ لِلَّذِينَ كَفَرُواْ

Yakni, Aku memberi mereka waktu kesempatan hingga masa tertentu sehingga mereka menyangka mereka tidak diazab. Hendaknya orang-orang yang mendustakan dan memperolok-olokmu jangan terkecoh oleh penundaan Kami, karena mereka mempunyai contoh dari umat-umat sebelum mereka. Hendaknya mereka tetap waspada, karena apa yang terjadi pada orang-orang sebelum mereka bisa terjadi pada me-reka. (As-Sa'di, 418).
Pertanyaan: Apa bahaya seseorang yang merasa aman dari azab Allah sementara dia masih terus berbuat maksiat?

Ar-Ra'd Ayat 0 - 33

أَفَمَنۡ هُوَ قَآئِمٌ عَلَىٰ كُلِّ نَفۡسِۢ بِمَا كَسَبَتۡۗ

Allah-lah yang menjaga dan mengawasi amal perbuatan setiap orang. Khabarnya tidak disebutkan, asumsinya adalah “Apakah Tuhan yang selalu menjaga setiap jiwa dengan apa yang dilakukannya lebih berhak untuk disembah atau yang lainNya? (Ibnu Juzay, 1/438).
Pertanyaan: Sifat qayyumiyah Allah mengandung beberapa makna dan sifat. Jelaskan!

Ar-Ra'd Ayat 0 - 33

وَجَعَلُواْ لِلَّهِ شُرَكَآءَ قُلۡ سَمُّوهُمۡۚ

Sebutkanlah nama-nama mereka yang sebenarnya, karena bila mereka menyebut nama-nama mereka maka terkuaklah jati diri mereka, karena mereka hanya batu atau selainnya yang menjadi induk ketidakmampuan dan ketergantungan, sehingga kedunguan akal mereka dan kebodohan mereka diketahui. (Al-Biqa'i, 4/155).
Pertanyaan: Mengapa orang-orang kafir dituntut untuk menyebutkan nama-nama berhala mereka?