Quran

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan

ﮑ

ﰾ

ﭑ ﭒ ﭓ ﭔ ﭕ ﭖ ﭗ ﭘ ﭙ ﭚ ﭛ
ﭜ ﭝ ٥٨ ٥٨
ﭟ ﭠ ﭡ ﭢ ﭣ ﭤ ﭥ ﭦ ﭧ
ﭨ ﭩ ﭪ ﭫ ﭬ ﭭ ﭮ ﭯ ﭰ ﭱ ﭲ ٥٩ ٥٩

ﭴ ﭵ ﭶ ﭷ ﭸ ﭹ ﭺ ﭻ ﭼ ﭽ ﭾ ﭿ ﮀ ﮁ
ﮂ ﮃ ﮄ ﮅ ﮆ ﮇ ﮈ ﮉ ﮊ ﮋ
ﮌ ﮍ ﮎ ﮏ ﮐ ٦٠ ٦٠
ﮒ ﮓ ﮔ ﮕ ﮖ
ﮗ ﮘ ﮙ ﮚ ﮛ ﮜ ﮝ ﮞ ﮟ ﮠ ﮡ ﮢ
٦١ ٦١
ﮤ ﮥ ﮦ ﮧ ﮨ ﮩ ﮪ ﮫ
ﮬ ﮭ ﮮ ﮯ ﮰ ﮱ ٦٢ ٦٢
ﯔ ﯕ ﯖ
ﯗ ﯘ ﯙ ﯚ ﯛ ﯜ ﯝ ﯞ ﯟ ﯠ
ﯡ ٦٣ ٦٣
ﯣ ﯤ ﯥ ﯦ ﯧ ﯨ ﯩ ﯪ ﯫ
ﯬ ﯭ ﯮ ﯯ ﯰ ﯱ ﯲ ﯳ ﯴ ﯵ ﯶ ﯷ
ﯸ ﯹ ﯺ ﯻ ﯼ ﯽ ﯾ ﯿ ﰀ ﰁ ﰂ ﰃ
ﰄ ﰅ ﰆ ﰇ ﰈ ﰉ ﰊ ﰋ ﰌ ﰍ
ﰎ ﰏ ﰐ ﰑ ﰒ ﰓ ﰔ ﰕ ﰖ ﰗ ﰘ ٦٤ ٦٤
118
Al-Ma'idah Ayat 0 - 58

وَإِذَا نَادَيۡتُمۡ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ ٱتَّخَذُوهَا هُزُوٗا وَلَعِبٗاۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ قَوۡمٞ لَّا يَعۡقِلُونَ ٥٨

Apa yang dilakukan oleh orang-orang musyrik, orang-orang kafir yang menyelisihi kaum Muslimin, di mana mereka mencela agama kaum Muslimin, menjadikan agama Islam sebagai bahan ejekan dan hinaan, mereka merendahkan dan meremehkan, secara khusus terhadap ibadah shalat yang merupakan syiar Islam paling nyata dan ibadah kaum Muslimin yang paling mulia, bahwa bila kaum Muslimin mengajak mereka untuk mendirikannya, mereka menjadikannya sebagai bahan ejekan dan hinaan. Hal itu karena mereka tidak memiliki akal, kebodohan mereka itu besar, karena seandainya mereka memiliki akal, niscaya mereka akan tunduk, niscaya mereka mengetahui bahwa ia lebih besar daripada semua keutamaan yang jiwa manusia disifati olehnya. (As-Sa'di, 237).
Pertanyaan: Menghina syiar agama dan merendahkannya, itu menunjukkan apa?

Al-Ma'idah Ayat 0 - 58

وَإِذَا نَادَيۡتُمۡ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ ٱتَّخَذُوهَا هُزُوٗا وَلَعِبٗاۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ قَوۡمٞ لَّا يَعۡقِلُونَ ٥٨

Allah menetapkan minimnya akal mereka sebagai penyebab penghinaan mereka kepada agama. (Ibnu Juzay, 1/243).
Pertanyaan:Apa faidah yang kamu petik dari ayat ini?

Al-Ma'idah Ayat 0 - 58

وَإِذَا نَادَيۡتُمۡ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ ٱتَّخَذُوهَا هُزُوٗا وَلَعِبٗاۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ قَوۡمٞ لَّا يَعۡقِلُونَ ٥٨

Firman Allah, “Yang demikian itu adalah karena mereka orang-orang yang tidak mengerti.” Ini adalah perendahan kepada mereka, karena ajakan shalat tidak mengandung sesuatu yang mengundang penghinaan, maka menjadikannya sebagai alasan untuk menghina, maka hal itu menunjukkan kelemahan akal mereka. (Ibnu Asyur, 6/242).
Pertanyaan: Adzan dan shalat di sisi Allah penting. Jelaskan hal itu melalui ayat ini?

Al-Ma'idah Ayat 0 - 59

قُلۡ يَٰٓأَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ هَلۡ تَنقِمُونَ مِنَّآ إِلَّآ أَنۡ ءَامَنَّا بِٱللَّهِ وَمَآ أُنزِلَ إِلَيۡنَا وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبۡلُ وَأَنَّ أَكۡثَرَكُمۡ فَٰسِقُونَ ٥٩

Yang lebih patut bagi kalian wahai orang-orang fasik adalah diam, seandainya aib kalian, sementara kalian selamat dari kefasikan, dan ini mustahil, niscaya keburukan akan lebih ringan dibandingkan celaan ka-lian terhadap kami sementara kalian sendiri adalah orang-orang fasik. (As-Sa'di, 237).
Pertanyaan: Ayat menunjukkan bahwa di antara tanda kebodohan adalah seseorang mengumpulkan dua sifat tercela. Apa itu?

Al-Ma'idah Ayat 0 - 63

لَوۡلَا يَنۡهَىٰهُمُ ٱلرَّبَّٰنِيُّونَ وَٱلۡأَحۡبَارُ عَن قَوۡلِهِمُ ٱلۡإِثۡمَ وَأَكۡلِهِمُ ٱلسُّحۡتَۚ لَبِئۡسَ مَا كَانُواْ يَصۡنَعُونَ ٦٣

Ayat ini menunjukkan bahwa orang yang tidak melarang kemungkaran sama dengan pelaku kemungkaran. Ayat ini mencela ulama yang tidak menegakkan syiar amar ma'ruf dan nahi mungkar. (Al-Qurthubi, 8/81).
Pertanyaan: Ilmu saja tidak cukup, apa yang seharusnya bersamanya?

Al-Ma'idah Ayat 0 - 64

وَقَالَتِ ٱلۡيَهُودُ يَدُ ٱللَّهِ مَغۡلُولَةٌۚ

Seandainya Allah membalas orang-orang Yahudi dan orang-orang yang seperti mereka yang keadaan mereka seperti keadaan orang Yahudi di-karenakan sebagian ucapan mereka, niscaya mereka binasa, sengsara di dunia. Akan tetapi mereka mengucapkan perkataan-perkataan itu se-mentara Allah tetap santun kepada mereka. (As-Sa'di, 238).
Pertanyaan: Bagaimana kamu berdalil kepada ayat ini bahwa rahmat Allah itu luas?

Al-Ma'idah Ayat 0 - 64

كُلَّمَآ أَوۡقَدُواْ نَارٗا لِّلۡحَرۡبِ أَطۡفَأَهَا ٱللَّهُۚ وَيَسۡعَوۡنَ فِي ٱلۡأَرۡضِ فَسَادٗاۚ وَٱللَّهُ لَا يُحِبُّ ٱلۡمُفۡسِدِينَ ٦٤

Menyalakan api adalah ungkapan untuk persiapan perang. Memadam-kannya adalah ungkapan untuk pembiaran terhadap mereka dengan tidak menolong mereka. Ada kemungkinan yang dimaksud dengan mereka adalah nenek moyang mereka, atau orang-orang di zaman Nabi dari mereka dan orang-orang yang datang sesudah mereka, jadi ia termasuk kabar ghaib sekaligus kabar gembira bagi kaum Muslimin. (Ibnu Juzay, 1/244).
Pertanyaan: Sebutkan secara ringkas satu kejadian di zaman Nabi yang menunjukkan bahwa Allah menggagalkan rencana orang-orang Yahudi dan satu kejadian di ini yang menunjukkan bahwa Allah menggagalkan rencana orang-orang Yahudi!