Quran

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan


٣٤ ٣٤


٣٥ ٣٥

ﭿ ٣٦ ٣٦




٣٧ ٣٧

٣٨ ٣٨


٣٩ ٣٩

٤٠ ٤٠

٤١ ٤١

ﯿ ٤٢ ٤٢
260
Ibrahim Ayat 0 - 34

وَءَاتَىٰكُم مِّن كُلِّ مَا سَأَلۡتُمُوهُۚ وَإِن تَعُدُّواْ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ لَا تُحۡصُوهَآۗ

"Niscaya kalian tidak akan mampu menghitungnya," yakni, kalian tidak mampu menghitungnya dan tidak kuasa melakukannya, karena jumlahnya yang banyak, seperti pendengaran, penglihatan, bentuk tubuh yang bagus, rezeki dan nikmat-nikmat lainnya yang tidak terhingga. (Al-Qurthubi, 12/145).
Pertanyaan: Sanggupkah kamu menghitung nikmat Allah atas dirimu? Mengapa?

Ibrahim Ayat 0 - 35

وَإِذۡ قَالَ إِبۡرَٰهِيمُ رَبِّ ٱجۡعَلۡ هَٰذَا ٱلۡبَلَدَ ءَامِنٗا

Maka Allah mengabulkan doa Ibrahim dari sisi qadari dan syar’i. Allah menjadikannya tanah haram secara syar'i dan memudahkan sebab-sebab pengharamannya secara qadari sebagaimana yang sudah diketahui, hingga tidak ada orang zhalim yang hendak berbuat buruk padanya kecuali Allah menghancurkannya, sebagaimana yang terjadi pada pasukan gajah Abrahah dan lainnya. (As-Sa'di, 426).
Pertanyaan: Dalam bentuk apa doa Ibrahim dikabulkan?

Ibrahim Ayat 0 - 36

وَمَنۡ عَصَانِي فَإِنَّكَ غَفُورٞ رَّحِيمٞ ٣٦

Ini adalah bentuk kasih sayang al-Khalil Ibrahim di mana dia mendoakan ampunan dan rahmat bagi orang-orang yang durhaka. (As-Sa'di, 427).
Pertanyaan: Jelaskan kasih sayang para nabi ke kaum mereka melalui ayat ini dan hikmah apa yang bisa dipetik oleh seorang da'i darinya?

Ibrahim Ayat 0 - 37

رَبَّنَا لِيُقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ

Yakni, jadikanlah mereka ahli Tauhid yang mendirikan shalat, karena mendirikan shalat adalah amal ibadah agama yang paling utama dan paling khusus, barangsiapa mendirikannya maka dia mendirikan agama. (As-Sa'di, 427).
Pertanyaan: Mengapa Ibrahim mengkhususkan shalat dari ibadah-ibadah yang lainnya saat mendoakan anak keturunannya?

Ibrahim Ayat 0 - 39

ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِي وَهَبَ لِي عَلَى ٱلۡكِبَرِ إِسۡمَٰعِيلَ وَإِسۡحَٰقَۚ إِنَّ رَبِّي لَسَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ ٣٩

Ucapan Ibrahim, “Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Mendengar (memperkenankan) doa.” Maksudnya adalah mendengar dalam arti khusus, yaitu menjawab dan mengabulkan, bukan yang bermakna umum, karena Allah Maha Mendengar segala apa yang didengar. (Ibnu Taimiyah, 4/120).
Pertanyaan: Mengapa Ibrahim mengkhususkan pendengaran Allah dalam doa, padahal Allah mendengar segala sesuatu?

Ibrahim Ayat 0 - 42

وَلَا تَحۡسَبَنَّ ٱللَّهَ غَٰفِلًا عَمَّا يَعۡمَلُ ٱلظَّٰلِمُونَۚ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمۡ لِيَوۡمٖ تَشۡخَصُ فِيهِ ٱلۡأَبۡصَٰرُ ٤٢

Bersabarlah sebagaimana Nabi Ibrahim bersabar dan kata-kanlah kepada orang-orang musyrik bahwasanya penundaan azab bukan karena Allah ridha kepada perbuatan mereka, akan tetapi Sunnah Allah menuntut penangguhan terhadap orang-orang yang ber­buat maksiat hingga masa tertentu. Maimun bin Mihran berkata, “Ini adalah ancaman bagi orang zhalim dan hiburan bagi orang yang dizhalimi.” (Al-Qurthubi, 12/157).
Pertanyaan: Apakah penundaan azab dari orang zhalim menunjukkan bahwa Allah ridha kepada perbuatannya?

Ibrahim Ayat 0 - 42

إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمۡ لِيَوۡمٖ تَشۡخَصُ فِيهِ ٱلۡأَبۡصَٰرُ ٤٢

Mata tidak berkedip karena ketakutan yang luar biasa, ketakutan yang mengguncang mereka. (As-Sa'di, 427).
Pertanyaan: Apa yang dipahami dari terbukanya mata manusia tanpa mereka bisa menutupnya atau menggerakkannya pada Hari Kiamat?